DORR! Udin Ditembak Mati Setelah 10 Kali Menjambret di Marunda

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 13 Juli 2018 | 10:48 WIB
DORR! Udin Ditembak Mati Setelah 10 Kali Menjambret di Marunda
Ilustrasi Polres Jakarta Pusat merilis kasus penjambretan. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Seorang pemuda bernama Udin (20), eksekutor dari sindikat spesialis penjambret di Jakarta akhirnya tewas ditembak mati. Dia ditembak di bagian dada.

Polisi terpaksa menembak Udin lantaran berusaha melakukan perlawanan saat diringkus di kawasan Marunda, Jakarta Utara, Kamis (12/7/2018) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyampaikan pelaku berusaha merampas senjata petugas yang melakukan pengembangan terhadap Roji, rekan pelaku yang masih buron.

Nyawa Udin tak tertolong saat dilarikan ke Rumah Sakit, Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Khawatir senjata petugas jatuh dari pinggang dan direbut pelaku, polisi lain melakukan upaya tegas menembak ke arah pelaku mengenai dada. Pelaku berhasil dilumpuhkan langsung dilarikan ke RS Polri akan tetapi sebelum tiba pelaku tewas kehabisan darah," kata Nico, Jumat (13/7/2018).

Menurut Nico, sindikat penjambret kelompok Udin ini tercatat kerap melakukan aksi penjambretan di sejumlah kawasan di Jakarta. Bahkan, pada Juni lalu, kelompok penjambret ini sudah melakukan aksi kejahatan jalanan sebanyak 10 kali.

Udin juga ternyata sudah lama bergelut dalam dunia kejahatan di Ibu Kota. Pasalnya, warga Cakung, Jakarta Timur itu merupakan residivis dalam kasus penjambretan pada 2017 lalu. Udin baru keluar Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jaktim pada April 2018 setelah menjalani masa penahanan selama 12 bulan.

"Udin diketahui saat ini masih dalam masa percobaan , yg secara bebas bersyarat keluar dari Lapas Cipinang bulan April 2018," katanya.

Kasus sindikat penjambretan ini terungkap setelah ciri-ciri Udin dan rekannya bernama Sandi terekam kamera pengawas atau CCTV saat melancarkam aksinya di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, Sandi lebih dulu ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat.

baca juga

"Peran masing-masing pelaku selalu berganti-ganti saat melakukan aksi penjambretan," terang Nico.

Polisi juga masih memburu pelaku lainnya bernama Roji yang kini masih buron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Jambret Sandi Rampas Tas Penumpang Ojol Hingga Tewas

Cerita Jambret Sandi Rampas Tas Penumpang Ojol Hingga Tewas

News | Senin, 09 Juli 2018 | 14:10 WIB

Kisah Jambret Sandi Kebingungan Hingga Curhat ke Paman saat Buron

Kisah Jambret Sandi Kebingungan Hingga Curhat ke Paman saat Buron

News | Senin, 09 Juli 2018 | 14:03 WIB

8 Kali Menjambret, Sandi Kaget Korbannya Tewas

8 Kali Menjambret, Sandi Kaget Korbannya Tewas

News | Senin, 09 Juli 2018 | 13:31 WIB

Motor Dibakar, Bandit Bertato Menangis Dihajar Warga

Motor Dibakar, Bandit Bertato Menangis Dihajar Warga

News | Senin, 09 Juli 2018 | 12:16 WIB

Alasan Jambret Pembunuh Warsilah Beraksi Akhir Pekan di Jalanan

Alasan Jambret Pembunuh Warsilah Beraksi Akhir Pekan di Jalanan

News | Senin, 09 Juli 2018 | 11:27 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×