Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran

Arief Apriadi

Rabu, 11 Maret 2026 | 14:21 WIB
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
Ilustrasi Bendera Inggris (Pixabay)
baca 10 detik
  • Pemerintah Inggris resmi melarang pawai pro-Iran (Al Quds March) di London karena potensi intimidasi dan ekstremisme.
  • Larangan ini diumumkan Menteri Dalam Negeri menyusul desakan dari lebih seratus anggota parlemen dan oposisi.
  • Polisi Metropolitan menyatakan ini pelarangan pawai pertama sejak 2012 akibat risiko gangguan publik dan ketegangan Timur Tengah.

Suara.com - Pemerintah Inggris secara resmi melarang pawai pro-Iran yang rencananya digelar di London akhir pekan ini.

Larangan ini diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri, Shabana Mahmood, setelah tekanan dari lebih 100 anggota parlemen dan pihak oposisi yang menilai aksi tersebut berpotensi memicu intimidasi dan ekstremisme.

“Keputusan ini diperlukan untuk mencegah gangguan serius terhadap publik, mengingat skala protes dan banyaknya kontra-protes, serta situasi konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah,” kata Mahmood dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari Dailymail.

Pawai yang dikenal dengan nama Al Quds March ini diselenggarakan oleh Islamic Human Rights Commission (IHRC), organisasi yang mendukung pemerintah Iran.

Menurut Asisten Komisaris Kepolisian Metropolitan London, Ade Adelekan, pawai ini bisa menimbulkan risiko tinggi karena jumlah peserta yang besar dan ketegangan antara berbagai kelompok.

“Ini pertama kalinya kami menggunakan kewenangan untuk melarang pawai sejak 2012. Keputusan ini tidak diambil dengan ringan,” ujar Adelekan.

Sebelumnya, beberapa pejabat Inggris, termasuk Menteri Pengadilan Sarah Sackman dan Menteri Urusan Dalam Negeri bayangan Alicia Kearns, menuntut pemerintah mengambil tindakan tegas.

Mereka menilai pawai tersebut tidak pantas dan akan mengirim pesan yang membahayakan bagi masyarakat serta pasukan Inggris.

Pihak IHRC sebelumnya memuji mendiang Ayatollah Ali Khamenei, sebagai martir dan role model langka, serta mengibarkan bendera kelompok bersenjata yang didukung Iran, termasuk Hezbollah.

baca juga

Tahun-tahun sebelumnya, peserta pawai pernah menyerukan agar Israel dihapus dari peta dunia dan mengadakan aksi pada bulan Ramadan.

Meskipun pawai dilarang, Kepolisian Metropolitan menegaskan pihaknya akan tetap mengawasi kemungkinan aksi diam atau statis di sekitar kantor Menteri Dalam Negeri, dengan penerapan aturan ketat bagi siapa pun yang menyebarkan kebencian.

Sejumlah anggota parlemen lintas partai menyatakan, membiarkan pawai berlangsung akan memberikan legitimasi pada agenda Iran dan mengirimkan pesan yang sangat mengkhawatirkan secara domestik maupun internasional.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan Memuncak, Militer AS Hancurkan 16 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz

Ketegangan Memuncak, Militer AS Hancurkan 16 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:12 WIB

Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom

Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:06 WIB

Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?

Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:03 WIB

Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran

Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:56 WIB

Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz

Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×