Digulung Ombak Pantai Selatan, Rohman Pulang Tinggal Nama

Bangun Santoso

Selasa, 24 Juli 2018 | 05:06 WIB
Digulung Ombak Pantai Selatan, Rohman Pulang Tinggal Nama
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono, mengatakan, tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah nelayan yang dilaporkan hilang di pantai Karangbolong, kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

"Korban atas nama Rohman (32) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 00.30 WIB di Pantai Sawangan, Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, Kebumen, yang berjarak sekitar 4 KM ke arah Timur dari lokasi kejadian," kata Mulwahyono di Cilacap, seperti dilansir Antara, Selasa (24/7/2018) dini hari.

Ia mengatakan setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah Rohman segera dipulangkan ke rumah duka, desa Karangbolong RT 02 RW 01, kecamatan Buayan, Kebumen.

Dengan ditemukannya jenazah Rohman, maka operasi pencarian korban hilang di Pantai Karangbolong dinyatakan ditutup dan seluruh potensi SAR yang terlibat telah kembali ke pangkalan masing-masing.

Selain Basarnas Pos SAR Cilacap, operasi pencarian korban juga melibatkan personel Satpolair Polres Kebumen, Polsek Buayan, Koramil Buayan, BPBD Kebumen, SAR Lawet, SAR Elang Perkasa, MTA Kebumen, RAPI Kebumen, Bagana Kebumen, Banser, SAR Tunas Kelapa, Kebumen Rescue, Gertak's, serta keluarga dan masyarakat sekitar.

Peristiwa nahas yang dialami Rohman terjadi pada Minggu (22/7/2018), pukul 11.00 WIB, saat korban bersama seorang rekannya, Trisno, warga Karangbolong, sedang mencari rumput laut di pantai Karangbolong.

Akan tetapi tanpa mereka sadari, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menghantam tubuh kedua orang itu.

Akibat kejadian tersebut, Rohman hilang terseret gelombang, sedangkan Trisno dapat selamat dari musibah itu.

Sedangkan, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di laut Selatan Jateng dan Yogyakarta.

baca juga

Bahkan, tinggi gelombang di wilayah Samudra Hindia Selatan Jateng-Yogyakarta pada hari Selasa (24/7/2018) hingga Rabu (25/7/2018) diperkirakan mencapai lebih dari 6 meter.

"Kami mengimbau nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil tidak melaut untuk sementara waktu karena tinggi gelombang lebih dari 6 meter sangat berbahaya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG Minta Nelayan se - Indonesia Stop Melaut Sementara

BMKG Minta Nelayan se - Indonesia Stop Melaut Sementara

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 15:14 WIB

Mau Melaut? Awas Ada Gelombang Tinggi Ekstrem di Laut Indonesia

Mau Melaut? Awas Ada Gelombang Tinggi Ekstrem di Laut Indonesia

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 07:00 WIB

Padang Diguncang Gempa 5.5 SR, Pengunjung Transmart Berhamburan

Padang Diguncang Gempa 5.5 SR, Pengunjung Transmart Berhamburan

News | Sabtu, 21 Juli 2018 | 18:26 WIB

Kedua Kalinya Hari Ini Padang Diguncang Gempa

Kedua Kalinya Hari Ini Padang Diguncang Gempa

News | Sabtu, 21 Juli 2018 | 15:29 WIB

Mentawai Diguncang Gempa 5,4 SR pada Sabtu Dini Hari

Mentawai Diguncang Gempa 5,4 SR pada Sabtu Dini Hari

News | Sabtu, 21 Juli 2018 | 05:38 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×