Jadi Caleg PDIP, Pengacara Habib Rizieq Akan Lawan GNPF

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Kamis, 26 Juli 2018 | 14:08 WIB
Jadi Caleg PDIP, Pengacara Habib Rizieq Akan Lawan GNPF
Kapitra Ampera jadi caleg PDIP dapil Sumatera Barat. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Kapitra Ampera, pengacara pentolan FPI Rizieq Shihab, menegaskan GNPF MUI akan mendeklarasikan Rizieq sebagai bakal calon presiden pada untuk Pilpres 2019.

Acara tersebut akan dihadiri oleh banyak ulama sebagai representasi umat Islam dalam mencari sosok pemimpin yang diinginkan umat.

"Benar akan ada ijmak (musyawarah) yang diadakan GNPF pada 27-29 bulan Juli ini di Hotel Peninsula Jakarta. Seluruh ulama perwakilan dari Indonesia akan datang," kata Kapitra kepada Wartawan, Kamis (26/7/2018).

Kapitra mengatakan, pihaknya sudah mencium gelagat sejumlah Ketua Umum partai akan mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada pilpres. Hal itu tidak sesuai dengan rekomendasi Persaudaraan Alumni 212.

"Padahal kan rekomendasi capres dari Alumni PA 212 itu Habib Rizieq. Nama lainnya itu Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan, TGB (Tuan Guru Bajang/Ibnul Majdi), dan Yusril Ihza Mahendra," ujar Kapitra.

Apabila Rizieq tidak diusung sebagai Capres, bakal calon Anggota Legislatif dari PDIP ini mengancam melakukan perlawanan.

Menurut dia, sejak 2014 yang lalu, ummat Islam sudah menginginkan Habib Rizieq sebagai capres.

"Saya akan lawan siapa saja yang tidak mencalonkan Habib Rizieq sebagai capres usulan GNPF. Bahkan, jika ijmak tersebut tidak mencalonkan, juga saya lawan," tutur Kapitra.

Kapitra optimistis Rizieq akan unggul dan mampu memenangkan pilpres kalau diusung partai-partai politik.

baca juga

"Sudah ada survei yang dilakukan, bahwa umat menginginkan Habib Rizieq menjadi presiden. Umat harus didengar. Maka ulama harus merekomendasikan satu-satunya ulama adalah Habib Rizieq," kata Kapitra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Caleg PDIP, Kapitra: Siapa yang Mau Mencapreskan Rizieq?

Jadi Caleg PDIP, Kapitra: Siapa yang Mau Mencapreskan Rizieq?

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 18:28 WIB

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Please Call Me Cebong

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Please Call Me Cebong

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:36 WIB

Kapitra Ampera, Eks Pengacara Habib Rizieq Resmi Jadi Kader PDIP

Kapitra Ampera, Eks Pengacara Habib Rizieq Resmi Jadi Kader PDIP

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:23 WIB

Pengacara Habib Rizieq Jadi Bacaleg PDIP, Ini Kata Hasto

Pengacara Habib Rizieq Jadi Bacaleg PDIP, Ini Kata Hasto

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 01:00 WIB

Kapitra Masih Malu-malu Jadi Caleg PDIP, Hasto: Lagi Istikharah

Kapitra Masih Malu-malu Jadi Caleg PDIP, Hasto: Lagi Istikharah

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 19:56 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×