Mahasiswi WNI Diperkosa, Indonesia Minta Perhatian Khusus Belanda

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Juli 2018 | 18:36 WIB
Mahasiswi WNI Diperkosa, Indonesia Minta Perhatian Khusus Belanda
Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah berkomunikasi dengan Menlu Belanda Stef Blok terkait kasus pemerkosaan mahasiswi Indonesia di Rotterdam. Menlu meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Menlu Retno menyampaikan keprihatinan terhadap peristiwa tersebut dan meminta agar kasus ini mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan Belanda," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Menanggapi permintaan tersebut, Menlu Belanda Stef Blok menyampaikan bahwa masyarakat Belanda sangat terkejut dengan kejadian ini. Karena itu Menlu Belanda menyampaikan simpati yang sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarganya.

Menlu Blok juga memastikan Kepolisian Belanda akan melakukan yang terbaik untuk menangkap dan menghukum pelaku. Rabu (25/7/2018) KBRI Den Haag memperoleh pemberitahuan dari Kepolisian Belanda bahwa seorang pria berusia 18 tahun telah ditangkap sebagai tersangka pelaku.

Tersangka pelaku ditangkap pada Selasa (22/7/2018) malam, berdasarkan uraian singkat yang diberikan korban kepada polisi serta pemeriksaan rekaman kamera pengintai di jalur yang dilalui korban dari Stasiun Pusat Rotterdam ke rumahnya di Herman Bavinck-straat pada Sabtu (21/7/2018).

Tidak lama setelah memarkir sepedanya di dekat rumah, korban diserang kemudian diperkosa. Akibat kejadian tersebut, perempuan muda itu terluka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.

Polisi menyebut penangkapan tersangka sebagai "langkah besar" dalam penyelidikan yang masih berlangsung, demikian dilaporkan NL Times.

Sejak hari pertama mengetahui kejadian, wakil KBRI tetap berada di Rotterdam untuk mengantisipasi jika korban atau keluarga membutuhkan dukungan dan sekaligus untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Saat ini, ayah dan kakak korban sudah berada di Rotterdam untuk mendampingi korban yang merupakan mahasiswi Indonesia yang sedang menjalani program pertukaran di Erasmus University. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Bentuk Tim Tangani Perkosaan Mahasiswi Indonesia di Belanda

Polri Bentuk Tim Tangani Perkosaan Mahasiswi Indonesia di Belanda

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 15:27 WIB

Dicekik Rantai Sepeda, Mahasiswi Indonesia di Belanda Diperkosa

Dicekik Rantai Sepeda, Mahasiswi Indonesia di Belanda Diperkosa

News | Senin, 23 Juli 2018 | 20:22 WIB

Sekuel Si Doel The Movie Siap Digarap

Sekuel Si Doel The Movie Siap Digarap

Entertainment | Senin, 23 Juli 2018 | 16:36 WIB

Rano Karno Khawatir Jelang Premier Si Doel The Movie di Belanda

Rano Karno Khawatir Jelang Premier Si Doel The Movie di Belanda

Entertainment | Senin, 23 Juli 2018 | 16:18 WIB

Mahasiswi Indonesia Kritis Diperkosa Lelaki Misterius di Belanda

Mahasiswi Indonesia Kritis Diperkosa Lelaki Misterius di Belanda

News | Senin, 23 Juli 2018 | 15:11 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×