Gempa Lombok Tak Timbulkan Tsunami, Ini Penjelasan BNPB

Bangun Santoso, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 30 Juli 2018 | 17:21 WIB
Gempa Lombok Tak Timbulkan Tsunami, Ini Penjelasan BNPB
Gempa di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7). Gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (29/7) pukul 06.47 Wita. Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, gempa mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, 12 warga luka-luka, puluhan rumah dan bangunan lainnya rusak.[ ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa berkekuatan 6,4 skala richter yang terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak akan menimbulkan tsunami.

"Mengapa tidak membangkitkan tsunami?, tsunami akan diaktifasi oleh BMKG ketika gempanya di atas 7 SR, kedalaman kurang dari 20 kilometer dan berada di laut," ujar Sutopo saat konferensi pers Penanganan Bencana Gempabumi 6,4 SR di Lombok Timur, NTB, di Ruang Pusdalops, Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (30/7/2018).

Menurut Sutopo, gempa yang terjadi Minggu (29/7/2018) kemarin, dengan kedalam gempa 10 kilometer. Sehingga guncangan yang terjadi sekitar 10 detik sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya Lombok Timur.

"Sehingga banyak bangunan yang roboh dan menimpa beberapa warga masyarakat yang ada di sana. Gempa ini dipicu akibat aktivitas sesar naik Flores dan dipicu deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik," katanya menjelaskan.

Hingga Senin pagi, gempa susulan masih terjadi sebanyak 276 kali. Namun, gempa yang dirasakan warga tidak sekuat saat pertama gempa.

"Gempa susulan terjadi dalam kisaran kedalaman dangkal yaitu 5 sampai 10 kilometer," kata Sutopo.

Sutopo menyebut gempa susulan yang skalanya lebih kecil meruapakan hal yang wajar. Karena gempa tersebut, 16 orang meninggal (satu WN Malaysia), korban luka sebanyak 355 jiwa dan 5.141 orang mengungsi. Sedikitnya 1454 rumah rusak.

"Karena trauma, sebagian masyarakat saat ini belum berani masuk ke rumah masing-masing. Mereka masih tinggal di tempat-tempat, lapangan, pos pengungsian," ujarnya lagi.

"Karena gempa masih dirasakan meskipun intensitasnya rendah, gempa kemarin dirasakan terutama di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, dan Pulau Bali," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasad WN Malaysia yang Tewas saat Gempa Lombok Sudah Dipulangkan

Jasad WN Malaysia yang Tewas saat Gempa Lombok Sudah Dipulangkan

News | Senin, 30 Juli 2018 | 17:17 WIB

Duka Gempa NTB, Ainul Taksim Tewas Tertimpa Batu Longsor Rinjani

Duka Gempa NTB, Ainul Taksim Tewas Tertimpa Batu Longsor Rinjani

News | Senin, 30 Juli 2018 | 17:01 WIB

TNI Turunkan 140 Anggota Kopassus Evakuasi Pendaki Rinjani

TNI Turunkan 140 Anggota Kopassus Evakuasi Pendaki Rinjani

News | Senin, 30 Juli 2018 | 16:40 WIB

WN Malaysia Tewas saat Gempa Lombok Setelah Mendaki Rinjani

WN Malaysia Tewas saat Gempa Lombok Setelah Mendaki Rinjani

News | Senin, 30 Juli 2018 | 16:08 WIB

Gempa Lombok, BNPB: 16 Tewas, 5.141 Orang Mengungsi

Gempa Lombok, BNPB: 16 Tewas, 5.141 Orang Mengungsi

News | Senin, 30 Juli 2018 | 15:21 WIB

Terkini

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

×