Kambing Hamil Tewas Diperkosa 8 Lelaki, Ini Pengakuan Pemiliknya

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 30 Juli 2018 | 20:39 WIB
Kambing Hamil Tewas Diperkosa 8 Lelaki, Ini Pengakuan Pemiliknya
Ilustrasi kambing.

Suara.com - Warga Distrik Mewat, Negara Bagian Haryana, India, dibuat marah oleh ulah 8 lelaki yang memerkosa seekor kambing betina hamil.

Insiden itu, seperti diberitakan Hindustan Times, Senin (30/7/2018), terjadi pada Rabu (25/7) malam pekan lalu.

”Kambing berusia 7 tahun yang tengah hamil itu tewas mengenaskan sehari setelah dirudapaksa beramai-ramai,” kata Nazneen Bhasin, inspektur polisi setempat.

Ia mengatakan, kasus itu terungkap setelah Aslup Khan, sang pemilik kambing, melaporkan hal tersebut kepada polisi.

Setelahnya, kata dia, polisi menetapkan 8 orang yang disebut Aslup tersebut sebagai pemerkosa kambing tak berdosa tersebut.

”Tiga dari 8 pelaku sempat tertangkap pemilik kambing di desa Maroda, 73 kilometer dari lokasi kejadian. Ketiganya dikeroyok warga, tapi bisa lolos,” terangnya.

Nazneen menjelaskan, kedelapan lelaki yang tengah  diburu tersebut kekinian ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan melanggar Pasal 377 KUHP India.

Pasal 377 KUHP India itu menyebutkan, hukum melarang hubungan seksual yang mengganggu tatanan alam oleh lelaki, perempuan, atau hewan.

Selain itu, para tersangka juga dijerat memakai undang-undang anti kekejaman terhadap satwa.

”Kami akan segera menangkap semua pelaku dan dipastikan mereka ditahan untuk dihadapkan ke pengadilan,” tuturnya.

Aslup Khan, pemilik kambing tersebut menuturkan, peristiwa itu terungkap ketika menyadari seekor kambingnya hilang dari kandang pada Rabu malam pekan lalu.

“Saat itu sekitar pukul 23.00 WIB. Saya dan warga memutuskan mencari kambing itu. Kami lantas mendengar suara kambing itu di dalam sebuah gudang. Ketika dibuka, mereka tengah melecehkan kambing saya,” tuturnya.

Ia dan warga yang marah lantas mengeroyok 8 lelaki yang tengah mabuk tersebut. Setelahnya, kedelapan lelaki itu dilepaskan warga, karena dikenal biasa mabuk dan melakukan perbuatan kriminal.

“Sedangkan kambing saya terluka dan tergeletak di tanah. Ia bahkan tidak bisa berjalan. Saya membawanya pulang dan memberinya obat-obatan. Keesokan harinya tampak lumpuh dan akhirnya meninggal,” katanya.

Pada hari yang sama saat kambing itu tewas, satu pelaku sempat mengejek Aslup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperkosa 8 Lelaki, Kambing Hamil Tewas Mengenaskan

Diperkosa 8 Lelaki, Kambing Hamil Tewas Mengenaskan

News | Senin, 30 Juli 2018 | 16:49 WIB

Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandungnya Sendiri

Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandungnya Sendiri

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 21:25 WIB

Ajak Investor Asing Bangun Bandara, Luhut: Jangan Bilang Dijual

Ajak Investor Asing Bangun Bandara, Luhut: Jangan Bilang Dijual

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 13:30 WIB

Buka Pre-Order Agustus, Galaxy Note 9 Meluncur di India

Buka Pre-Order Agustus, Galaxy Note 9 Meluncur di India

Tekno | Jum'at, 27 Juli 2018 | 09:15 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB