Malam Ini Jokowi Kumpulkan 9 Sekjen Parpol Pendukung di Istana

Bangun Santoso | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 31 Juli 2018 | 09:46 WIB
Malam Ini Jokowi Kumpulkan 9 Sekjen Parpol Pendukung di Istana
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Suara.com - Malam ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan sembilan orang sekretaris jenderal parpol pendukung di Pilpres 2019. Pertemuan akan berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Pertemuan itu dibenarkan oleh Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni.

"Iya (ada pertemuan). Rencananya jam 19.00 WIB di Istana Bogor," ujar Antoni kepada Suara.com Selasa pagi tadi.

Sebelum pertemuan nanti, Jokowi sudah lebih dulu bertemu dengan enam ketum parpol koalisi, yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy).

Pertmuan dengan para petinggi partai pendukung itu berlangsung tertutup di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018) malam.

Kemudian pada Sabtu (28/7/2018) siang, Jokowi juga menerima ketua umum parpol untuk santap siang. Ketiganya adalah Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum PSI Grace Natalie, dan Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet yang juga politikus PDI Perjuangan, Pramono Anung mengatakan, untuk pembahasan teknis di Pilpres hanya akan dihadiri sekretaris jenderal parpol koalisi.

"Jadi hal yang berkaitan teknis nanti akan dilakukan dengan sekjen-sekjen partai," ujar Pramono di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).

Pramono menerangkan, hingga saat ini Jokowi sudah didukung oleh enam partai politik di DPR dan tiga partai baru di Pemilu.

Pembahasan teknis yang dimaksud adalah terkait strategi mengkampanyekan Jokowi. Selain mempromosikan dirinya sendiri, seluruh calon anggota legislatif dari partai pendukung juga akan menjadi juru kampanye calon petahana.

"Karena kan nanti masing-masing partai mempunyai caleg hampir 20 ribu. Bahkan PDIP 20 lebih lbih," ucap Pramono.

"Kalau yang mendukung Pak Jokowi ini 6 partai yang ada kursi di DPR, plus empat partai yang di luar DPR, maka akan ada 200 ribu lebih yang akan menjadi caleg skaligus jadi jurkan pak jokowi," Pramono menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY dan PKS Serahkan Nama Cawapres ke Prabowo

SBY dan PKS Serahkan Nama Cawapres ke Prabowo

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 06:29 WIB

SBY: PKS, Partai Islam Tapi Amanah dan Menghormati Demokrasi

SBY: PKS, Partai Islam Tapi Amanah dan Menghormati Demokrasi

News | Senin, 30 Juli 2018 | 23:57 WIB

Hari Ini, Prabowo Akan Bertemu dengan Ustad Somad

Hari Ini, Prabowo Akan Bertemu dengan Ustad Somad

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 07:00 WIB

Koalisi dengan Gerindra, SBY Ingin AHY Jadi Cawapres Prabowo

Koalisi dengan Gerindra, SBY Ingin AHY Jadi Cawapres Prabowo

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 06:15 WIB

PKS - SBY Sepakat Capres Prabowo, Tinggal Tentukan Cawapres

PKS - SBY Sepakat Capres Prabowo, Tinggal Tentukan Cawapres

News | Senin, 30 Juli 2018 | 22:37 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB