SBY dan PKS Serahkan Nama Cawapres ke Prabowo

Iwan Supriyatna | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 31 Juli 2018 | 06:29 WIB
SBY dan PKS Serahkan Nama Cawapres ke Prabowo
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin(30/7).Pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, pada Selasa (24/7) malam.[Suara.com/Oke Dwi Atmaja].

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan nama cawapres ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. PKS dan Gerindra sepakat mendukung Prabowo di Pilpres 2019.

Ini dikatakan SBY setelah bertemu empat mata dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan elit PKS juga Demokrat di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018) malam.

"Tadi disebutkan oleh Ustad (Salim) bahwa untuk cawapres kita serahkan kepada capres, tentu beliau akan menelaah semuanya, mendengarkan rekomendasi dari semuanya, menghitung pasangan mana yang paling baik untuk memimpin negeri ini," ujar SBY.

SBY berharap pendamping Prabowo nantinya bisa menyatukan partai koalisi.

Ia yakin setelah partai memberikan mandat ke Prabowo, capres yang akan didukung empat partai ini segera melakukan komunikasi dan membicarakan nama cawapres ke petinggi partai.

"Saya yakin capres pada saatnya akan mengkomunikasikan kepada para pemimpin parpol koalisi, nah di situ lah akan ditelaah, mudah-mudahan pilihan capres adalah pilihan yang paling tepat dan paling baik," katanya.

SBY kemudian bercerita saat memilih Jusuf Kalla sebagai cawapres di Pilpres 2004 dan Boediono di Pilpres 2009. Saat itu, partai koalisi duduk bersama mencari tokoh terbaik.

"Kami serahkan kepada parpol-parpol waktu itu, cocok bareng-bareng, kalau tidak cocok mungkin tidak bareng-bareng. Kita bikin mudah, tapi saya yakin Pak Prabowo dengan kearifan, dengan wisdom, dengan pertimbangan yang kebijaksanaan akan bisa memilih siapa yang paling tepat mendampingi," jelas SBY.

Lebih jauh SBY mengatakan, pasangan yang diusung Partai Demokrat tidak hanya harus menang. Melainkan juga bisa menjalankan amanat masyarakat.

"Karena menurut kita bukan hanya harus menang dalam Pilpres, tapi kalau terpilih ya amanah, mampu memimpin, juga bisa lebih baik 5 tahun mendatang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harta Adik Prabowo Kalahkan JK dan Anak Bungsu Soeharto

Harta Adik Prabowo Kalahkan JK dan Anak Bungsu Soeharto

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 05:56 WIB

Koalisi dengan Gerindra, SBY Ingin AHY Jadi Cawapres Prabowo

Koalisi dengan Gerindra, SBY Ingin AHY Jadi Cawapres Prabowo

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 06:15 WIB

PKS - SBY Sepakat Capres Prabowo, Tinggal Tentukan Cawapres

PKS - SBY Sepakat Capres Prabowo, Tinggal Tentukan Cawapres

News | Senin, 30 Juli 2018 | 22:37 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB