Pelajar SMP Yang Tewas di Bogor Ternyata Sengaja Diadu

Ferry Noviandi

Jum'at, 03 Agustus 2018 | 06:15 WIB
Pelajar SMP Yang Tewas di Bogor Ternyata Sengaja Diadu
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pelajar SMP berinisial I (13), tewas di jalan alternatif Terminal Bubulak, Kota Bogor, Selasa (31/7/2018). Polisi pun telah mengamankan tujuh orang yang terlibat dalam kasus tersebut.

Dari keterangan para pelaku, polisi mendapat pengakuan yang cukup mengejutkan. Rupanya, korban tewas setelah terlibat perkelahian antar sekolah yang biasa mereka sebut dengan istilah "acara".

"Ini mirip kasus perkelahian pelajar SMA dulu yang disebut 'gladiator'. Kalau ini pelajar SMP istilahnya 'acara'," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sonjaya, Kamis (2/8/2018) malam.

Secara teknis, polisi belum bisa menjelaskan secara rinci perkelahian tersebut. Namun secara garis besar, perkelahian itu dilakukan tiga lawan tiga yang diinisiasi oleh para alumni masing-masing sekolah.

"Para alumni ini janjian untuk melakukan 'acara' dan mencari petarungnya. Setelah dapat, mereka dipertemukan untuk berkelahi. Ini sudah kesekian kali, tapi baru kemarin memakai senjata tajam," jelasnya.

Nahas, saat kejadian korban dan dua temannya belum sempat membekali diri dengan senjata tajam. Sedangkan, kubu lawan sudah membawa sajam jenis cerulit, sehingga terjadi perkelahian tidak seimbang.

"Kan tiga lawan tiga, kubu korban hanya bawa satu senjata tajam jenis samurai. Kalau lawannya sudah bawa sejata semua. Akhirnya tidak seimbang, korban dikeroyok dan meninggal. Ada satu temannya inisial FR kritis masih dirawat di rumah sakit," bebernya.

Lebih mirisnya lagi, perkelahian antar pelajar itu didokumentasikan oleh alumni berupa video dengan ponsel untuk nantinya akan diunggah di YouTube. Hal itu dilakukan hanya untuk mencari kepuasan belaka.

"Ini tidak pakai uang, hanya untuk kepuasan belaka dan mengunggahnya di Youtube. Kita lihat kan banyak video tawuran atau perkelahian yang direkam kemudian diunggah, itu tujuan mereka," papar Agah.

baca juga

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus perkelahian yang telah menelan korban jiwa itu. Polisi juga mencari dua pelaku lainnya yang masih buron.

"Total pelaku ada sembilan. Yang sudah diamankan tujuh orang, lima pelaku di antaranya sudah ditahan, dua orang di bawah 14 tahun kita titip di panti rehabilitasi anak dan dua masih DPO," jelas Agah.

Seperti diketahui, seorang pelajar SMP berinisial I (13) tewas di jalan alternatif Terminal Bubulak, Kota Bogor pada Selasa (31/7/2018). Saat ditemukan, korban mengalami luka bacok di kepala dan pinggang.

Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Akhirnya, polisi berhasil mengamankan tujuh dari sembilan pelaku yang masing-masing berinisial FR (13), MP (13), RH (16), MF (14), PM (16), KN (16) dan IJ (21).

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 17:16 WIB

46 Anak SMP Nyaris Tawuran, Janjian via DM Berujung Diciduk Polisi

46 Anak SMP Nyaris Tawuran, Janjian via DM Berujung Diciduk Polisi

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 20:56 WIB

Miris, Pelajar SMP Terjaring Razia Bolos di Indramayu Tak Bisa Baca

Miris, Pelajar SMP Terjaring Razia Bolos di Indramayu Tak Bisa Baca

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:06 WIB

7 Fakta Pelajar SMP Dibully di Blitar, Dikeroyok Belasan Siswa di Belakang Kamar Mandi Sekolah

7 Fakta Pelajar SMP Dibully di Blitar, Dikeroyok Belasan Siswa di Belakang Kamar Mandi Sekolah

News | Senin, 21 Juli 2025 | 14:49 WIB

Tertangkap! Bocah SMP di Bekasi Tewas Tawuran Berdarah, Satu Pembacoknya Mendadak Nyantri di Pesantren

Tertangkap! Bocah SMP di Bekasi Tewas Tawuran Berdarah, Satu Pembacoknya Mendadak Nyantri di Pesantren

News | Kamis, 12 September 2024 | 18:02 WIB

Ngeri! Cuma Berjarak 200 Meter dari Rumah, Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dibacok usai Pulang Sekolah

Ngeri! Cuma Berjarak 200 Meter dari Rumah, Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dibacok usai Pulang Sekolah

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:36 WIB

Misteri Kematian Siswa SMP di Padang, Polisi Tak Buka CCTV Polsek Kuranji Gegara Hal Ini

Misteri Kematian Siswa SMP di Padang, Polisi Tak Buka CCTV Polsek Kuranji Gegara Hal Ini

News | Rabu, 26 Juni 2024 | 18:30 WIB

Modus Baru! Pencuri HP Incar Pelajar SMP di Bandung, Pura-pura Benahi Sepatu dan Celana

Modus Baru! Pencuri HP Incar Pelajar SMP di Bandung, Pura-pura Benahi Sepatu dan Celana

News | Senin, 12 Februari 2024 | 21:23 WIB

Pelajar SMP Bernasib Malang, Saat Asik Nongkrong Main HP di Pinggir Jalan Tomang Kena Jambret

Pelajar SMP Bernasib Malang, Saat Asik Nongkrong Main HP di Pinggir Jalan Tomang Kena Jambret

News | Kamis, 09 November 2023 | 04:05 WIB

Sosok Anak SMP yang Robohkan Tembok Masjid sampai Tewaskan Bocah SD Lagi Wudu

Sosok Anak SMP yang Robohkan Tembok Masjid sampai Tewaskan Bocah SD Lagi Wudu

News | Rabu, 20 September 2023 | 15:25 WIB

Terkini

Nasabah BRI Dapat Diskon 7% di Agoda, Klaim di Sini

Nasabah BRI Dapat Diskon 7% di Agoda, Klaim di Sini

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA

Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:43 WIB

×