Anies Akhirnya Mau Serahkan Tongkat Kepala Suku Ghana ke KPK

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 03 Agustus 2018 | 18:31 WIB
Anies Akhirnya Mau Serahkan Tongkat Kepala Suku Ghana ke KPK
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, menyerahkan tongkat pemberian seorang kepala suku dari negara Ghana, Jumat (3/8/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (3/8/2018).

Berpakaian dinas gubernur berwarna putih, Anies datang untuk menyerahkan tongkat komando yang diterimanya dari kepala salah satu suku dari Ghana,  Toyigbe Zola alias Muhammad Harun.

"Saya mau menyerahkan tongkat komando ini, tongkat tanda kepala suku dari Ghana. Diberikan oleh seorang kepala suku dari Ghana, yang datang ke Jakarta bulan lalu," kata Anies di gedung KPK, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Anies mengakui belum mengetahui harga jual tongkat berkepala ukiran motif harimau tersebut. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada petugas KPK untuk memastikan nilai jual tongkat berwarna emas tersebut.

"Saya belum tahu harganya berapa. Makanya, soal nilai harus dinilai oleh penilai KPK ya," kata Anies.

Sebelumnya, Toyigbe memberikan tongkat tersebut saat Anies menutup acara Pertemuan Ulama dan Da'i se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa di Hotel Grand Cempaka, Jakarta pada tanggal 6 Juli 2018.

Setelah menerimanya, Anies sempat menyatakan tidak akan melaporkannya kepada KPK, lantaran pemberian itu bukan atas nama pribadi.

Menurutnya, tongkat tersebut diberikan kepada dirinya sebagai Gubernur DKI sehingga harus dipajang di gedung Balai Kota sebagai simbol persahabatan antara Jakarta dan Afrika.

"Kalau buat Anies, saya laporkan. Kalau ini buat gubernur, kalau buat gubernur ini jadi inventaris pemprov," katanya saat itu.

Saat itu, Anies menjelaskan tongkat tersebut sebagai simbol pemimpin yang ditaati dan diikuti oleh rakyatnya. Dia juga mengatakan, tongkat itu tidak dipegang oleh pemiliknya, melainkan digantungkan di pundaknya.

"Dia mengatakan harimau di tongkat ini adalah tanda pemimpin ditaati, pemimpin diikuti, pemimpin yang rakyatnya selalu melaksanakan," kata Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kali Ini, Wapres JK Mau Diajak Masuk ke Kamar Anies

Kali Ini, Wapres JK Mau Diajak Masuk ke Kamar Anies

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 18:23 WIB

Semobil Lewat Bundaran HI, JK ke Anies: Suasananya Beda ya

Semobil Lewat Bundaran HI, JK ke Anies: Suasananya Beda ya

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 15:39 WIB

Untuk Sekian Kalinya, JK Antar Anies ke Balai Kota

Untuk Sekian Kalinya, JK Antar Anies ke Balai Kota

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 14:44 WIB

Mobil Penyandang Disabilitas Bebas dari Sanksi Ganjil-Genap

Mobil Penyandang Disabilitas Bebas dari Sanksi Ganjil-Genap

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 13:41 WIB

Kasus Rehab 119 Sekolah di Jakarta, Begini Rekomendasi KPK

Kasus Rehab 119 Sekolah di Jakarta, Begini Rekomendasi KPK

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 10:37 WIB

Terkini

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB