Buron, Dalang Pembunuhan Herdi Sibolga Masih Simpan Senpi

Bangun Santoso | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 06 Agustus 2018 | 12:16 WIB
Buron, Dalang Pembunuhan Herdi Sibolga Masih Simpan Senpi
Tersangka kasus Penembakan Herdi Sibolga di Mapolda, Jakarta, Sabtu (28/7/2018). (Suara.com/Nikolas Tolen)

Suara.com - Senjata api yang dipakai untuk menembak mati Herdi Sibolga ternyata masih dibawa AX, dalang dalam kasus pembunuhan tersebut. Polisi pun masih memburu AX yang diduga merupakan pesaing Herdi dalam bisnis penjualan solar kapal di kawasan Marunda, Jakarta Utara.

Karena belum tertangkap, nama AX sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian.

"Iya senpi masih (dipegang) sama DPO (AX)," kata Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (6/8/2018).

Selain mengejar dalang pembunuhan dalam kasus ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik Polri guna mengetahui jenis senpi yang digunakan tersangka yang menjadi eksekutor pembunuhan terhadap Herdi.

"Hasilnya (labfor) masih kami tunggu, masih dianalisa," katanya.

Dalam kasus penembakan yang menewaskan Herdi, polisi telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Abdullah Sunandar alias AS (41), JS (36) PWT (32), dan SM (41). AS yang berperan sebagai eksekutor yang belakangan diketahui sebagai pecatan TNI Angkatan Laut.

Terkait kasus pembunuhan ini, keempat tersangka merupakan pembunuh bayaran yang disuruh AX. Keempatnya dijanjikan uang Rp 400 juta agar bisa menghabisi nyawa Herdi.

Herdi ditembak mati di dekat kediamannya di Jalan Jelambar Fajar, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). Penembakan itu terjadi saat korban pulang kantor. Para eksekutor langsung menembak bagian leher dan ketiak Herdi usai dibuntuti dari tempat kerjanya di kawasan Muara Angke, Penjaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Diduga Tiga Orang

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Diduga Tiga Orang

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 11:30 WIB

Warga Saksikan Saat Buruh Kasar di Tambora Terbunuh

Warga Saksikan Saat Buruh Kasar di Tambora Terbunuh

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 10:27 WIB

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Masih Misterius

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Masih Misterius

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 08:53 WIB

Setahun Bercerai, Korban Pembunuhan di Tambora Tak Pernah Pulang

Setahun Bercerai, Korban Pembunuhan di Tambora Tak Pernah Pulang

News | Minggu, 05 Agustus 2018 | 14:08 WIB

Halau Tawuran Pelajar, Kapolsek Justru Tembak Mati Anak Buahnya

Halau Tawuran Pelajar, Kapolsek Justru Tembak Mati Anak Buahnya

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 18:46 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB