Gerindra Sesalkan Soal Pidato 'Berantem' Jokowi

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 06 Agustus 2018 | 14:58 WIB
Gerindra Sesalkan Soal Pidato 'Berantem' Jokowi
Joko Widodo peridato di hadapan ribuan relawannya di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (4/8/2018). [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sangat menyesalkan perkataan yang disampaikan saat Presiden Joko Widodo berpidato di depan ratusan relawannya. Saat itu, Jokowi menyampaikan kalimat 'tidak usah menjelekkan orang lain, tapi kalau diajak berantem juga berani'.

Muzani menjelaskan, kata ajakan untuk berkelahi tidak pantas diucapkan oleh seorang kepala negara di mana masyarakatnya memiliki latar belakang etnis, suku dan agama yang berbeda-beda. Menurutnya, kata ajakan berkelahi malah menyulut perpecahan.

"Karena itu bukan ajakan dari pemimpin kepala negara yang mempersatukan, yang menyejukan dalam suasana tahun politik ini," kata Muzani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (6/8/2018).

Muzani pun meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan ucapan Jokowi. Menurut dia, ajakan berkelahi itu pantas digunakan apabila ada pihak yang memang secara terus terang mengajak Jokowi untuk berkelahi.

"Karena itu kami mengimbau untuk seluruh bangsa Indonesia untuk tenang. Berantem itu hanya terjadi ketika yang satu ngajak berantem dan yang satu ngeladenin," kata dia.

Namun demikian, ia menyatakan, apabila Partai Gerindra tidak merasa tersinggung sebagai pihak lawan Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti.

"Nggak (tersinggung). Kami nggak akan ngeladenin kaya begitu, karena akan membuat kerusakan yang lebih parah bagi bangsa Indonesia," katanya.

Lebih lanjut Muzani berpesan, agar Presiden Jokowi untuk menyatukan perbedaan bangsa bukannya malah mengadu setiap ada perbedaan.

"Tugas presiden ketika dilantik sebagai presiden di gedung ini (DPR) adalah mempersatukan seluruh bangsa, mempersatukan seluruh wilayah, mempersatukan seluruh masyarakat dengan komponen berbeda, bukan mengaduk, mengadu," pungkasnya.

Untuk diketahui, Jokowi melakukan pidato tertutup di depan ratusan relawan pendukung Jokowi di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018) kemarin. Dalam acara tersebut, Jokowi meminta para relawan untuk bisa bersatu, militan dan kerja keras.

Selama acara berlangsung, awak media diminta meninggalkan ruangan tersebut lantaran acara berlangsung tertutup. Tak lama berselang beredar video potongan arahan Jokowi yang meminta relawannya siap berantem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Punya 2 Nama Cawapres Pilpres 2019, Siapa?

Prabowo Punya 2 Nama Cawapres Pilpres 2019, Siapa?

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:30 WIB

Heboh Suruh Relawan Siap Berantem, Ini Penjelasan Jokowi

Heboh Suruh Relawan Siap Berantem, Ini Penjelasan Jokowi

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 12:55 WIB

Jokowi Rahasiakan Tanggal Daftar Capres: Hanya Saya yang Tahu

Jokowi Rahasiakan Tanggal Daftar Capres: Hanya Saya yang Tahu

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 12:41 WIB

Tinjau Venue Jetski, Jokowi : Siap Dipakai untuk Asian Games 2018

Tinjau Venue Jetski, Jokowi : Siap Dipakai untuk Asian Games 2018

Sport | Senin, 06 Agustus 2018 | 12:35 WIB

Takut Ganggu, Jokowi Belum Mau Datang ke Lokasi Gempa Lombok

Takut Ganggu, Jokowi Belum Mau Datang ke Lokasi Gempa Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 12:10 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB