BNPB: Kerugian Gempa Lombok Mencapai Rp 1 Triliun

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Senin, 06 Agustus 2018 | 16:16 WIB
BNPB: Kerugian Gempa Lombok Mencapai Rp 1 Triliun
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memberikan keterangan kepada wartawan mengenai bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (6/8). Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 91 orang meninggal dunia dan 209 korban luka-luka akibat bencana gempa bumi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).[Suara.com/Oke Dwi Atmaja]

Suara.com - BNPB memprediksi kerugian ekonomi akibat gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi pada Minggu (5/8/2018) malam mencapai Rp 1 triliun. Jumlah tersebut diakumulasi berdasarkan dampak gempa yang terjadi sebelumnya yakni pada Minggu (29/7/2018).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Supoto Purwo Nugroho mengatakan, BNPB mencatat hingga saat ini kerugian ekonomi akibat gempa Lombok pada akhir bulan Juli itu mencapai Rp 414 miliar.

"Apalagi ditambah gempa 7 SR, yang lebih besar, kerugiannya pasti besar, di atas Rp 1 triliun kalau dilihat dari dampaknya seperti ini," ujar Sutopo di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Rawangun, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

Sutopo mengatakan, nantinya melalui motede kaji cepat, pihaknya akan menghitung kerugian akibat bencana dari lima sektor. Yakni sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial budata dan lintas sektor.

"Tapi pastinya berapa nanti kita BNPB pasti akan menghitung, dampaknya keruguan ekonomi termasuk kebutuhan untuk recovery, nantinya jadi setelah kita hitung maka berapa kebutuhan kita untuk melakukan rehabilitasi rekonstruksi dari keruksan di lima sektor tadi," jelasnya.

Sutopo menambahkan, hingga Senin siang BNPB mencatat korban tewas akibat gempa Lombok telah mencapai 91 orang, 209 korban luka, ribuan rumah rusak, dan ribuan warga mengungsi.

"Dan kemungkinan terus bertambah," kata Sutopo.

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 91 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 72 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, dan Bali 2 orang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Sebut Beberapa Rekannya Terisolasi Akibat Gempa Lombok

Sandiaga Sebut Beberapa Rekannya Terisolasi Akibat Gempa Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 15:20 WIB

Kapolri Kirim 460 Pasukan Bantu Korban Gempa Lombok Sampai Pulih

Kapolri Kirim 460 Pasukan Bantu Korban Gempa Lombok Sampai Pulih

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:46 WIB

Gempa Lombok, Kemenpar: Pariwisata di Lombok dan Bali Kondusif

Gempa Lombok, Kemenpar: Pariwisata di Lombok dan Bali Kondusif

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:40 WIB

Wiranto Rapat di Lokasi Gempa Lombok dengan TGB, Ini Hasilnya

Wiranto Rapat di Lokasi Gempa Lombok dengan TGB, Ini Hasilnya

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:33 WIB

Sandiaga: DKI Siap Bantu Korban Gempa Lombok

Sandiaga: DKI Siap Bantu Korban Gempa Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:17 WIB

Terkini

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

×