Moeldoko: Pekerja Cina di Morowali Jutaan Orang? Hoaks

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 07 Agustus 2018 | 19:33 WIB
Moeldoko: Pekerja Cina di Morowali Jutaan Orang? Hoaks
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menerima kunjungan Fransiska Dimitri Inkiriwang (kedua dari kanan) dan Mathilda Dwi Lestari (kiri), dua mahasiswi Indonesia yang berhasil menyelesaikan misi Seven Summits di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (8/6/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut isu jutaan tenaga kerja asing (TKA) di Morowali, Sulawesi Selatan, tidak benar.

Moeldoko menjelaskan, tenaga kerja asing yang mayoritas dari Cina di Kawasan Industri Morowali, hanya sekitar 3.121 orang.

"Kondisi di lapangan ternyata hanya 10.9 persen yang di Morowali. Hanya 3.121 orang, tidak lebih dari itu," ujar Moeldoko di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

Hal ini diungkapkan Moeldoko setelah menggelar video konferensi bersama sejumlah wartawan di Morowali.

Menurut Moeldoko, apa yang disampaikan jurnalis di sana merupakan fakta dan tidak berbeda dengan data yang dimiliki Kementerian Ketenagakerjaan saat ini.

"Tak lebih dari itu. Teman-teman (wartawan) sendiri yang investigasi. Dari 25 ribu tenaga kerja yang (ada), di sana berarti hanya 10.9 persen," ucap Moeldoko.

Mantan Panglima TNI ini meminta isu TKA tidak digulirkan untuk kepentingan politik. Moeldoko lagi-lagi menegaskan hanya ada sekitar 3 ribu TKA di Morowali dai dari total 25 ribu tenaga kerja.

Setelah mendapat fakta tersebut, Moeldoko berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.

"Ternyata memang tidak seperti yang digambarkan selama ini bahwa ada jutaan tenaga kerja asing, ada senjata, ada ilegal. Kalau ilegal mungkin ada 1-2, tapi kalau ketangkep ya dipenjara atau dipulangkan," jelas Moeldoko.

baca juga

Lebih jauh Moeldoko mengatakan, pemerintah akan menindak tegas TKA asing yang melakukan pelanggaran.

Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan juga sudah menyiapkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap TKA yang masuk ke tanah air.

"Saya sungguh sangat berharap (isu) TKA tidak dikembangkan lagi untuk demobilisasi demi kepentigan politik," ucap Moeldoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditundukkan Unggulan Empat, Della / Rizki Akui Tak Konsisten

Ditundukkan Unggulan Empat, Della / Rizki Akui Tak Konsisten

Sport | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 22:13 WIB

Terhenti di Perempat Final, The Minions Angkat Topi buat Lawan

Terhenti di Perempat Final, The Minions Angkat Topi buat Lawan

Sport | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 16:03 WIB

Moeldoko Tawari Syahrul Yasin Limpo Bantu-bantu Staf Kepresidenan

Moeldoko Tawari Syahrul Yasin Limpo Bantu-bantu Staf Kepresidenan

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 15:16 WIB

Terganjal Aturan, Facebook Batal Buka Anak Usaha di Cina

Terganjal Aturan, Facebook Batal Buka Anak Usaha di Cina

Bisnis | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 06:06 WIB

Terkini

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:24 WIB

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:23 WIB

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB

×