Apes, Sambangi Kafe Tak Pakai Seragam, Bripka Aris Dihantam Botol

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:56 WIB
Apes, Sambangi Kafe Tak Pakai Seragam, Bripka Aris Dihantam Botol
Pelaku penganiaya polisi. (Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id)

Suara.com - Bripka Aris Triyogo anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Bekasi Selatan dianiaya empat pengunjung kafe Nad's Jalan KH Noer Ali, Jakasampurna, Bekasi Barat pada Minggu (12/8/2018) sekira pukul 02.00 WIB.

Kejadian berawal saat pelaku bernama Sukirman Rahwarin (28), RN (DPO) dan dua lainnya mengunjungi kafe Nad's. Ketika sedang asik minum-minum, salah satu tersangka bersenggolan dengan pengunjung lainnya.

Dari senggolan tersebut terjadi keributan antar kedua kelompok pengunjung kafe Nad's. Melihat situasi makin tak kondusif, petugas kasir kafe Nad's menghubungi pihak kepolisian Polsek Bekasi Selatan.

Saat itu yang menerima telepon adalah Bripka Aris. Di ujung telepon, ia mendapat kabar terjadi keributan di Nad's kafe. Mendapat kabar tersebut Aris bergegas berangkat sendirian ke Nad's kafe.

Pergi ke Nad's kafe, Aris tidak menggunakan layaknya seperti seragam kepolisian. Aris hanya menggunakan jaket dengan dalaman kaus berlambang Polri berwarna coklat.

Setibanya di lokasi, Aris langsung melerai pertikaian. Ketika melerai, Aris yang saat itu menggunakan pakaian biasa malah menjadi korban penganiayaan. Aris mengalami luka robek di bagian bawah kuping akibat terkena pecahan botol yang dilakukan Sukirman dan beberapa rekannya.

"Pas ribut pelaku enggak tahu kalau dia polisi, karena pakai pakaian biasa terlihatnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih.

Usai melakukan penganiayaan, empat pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban masih terkapar di kafe Nad's. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan perawatan. Kepolisian yang datang kemudian melakukan penyelidikan dan mengetahui siapa tersangka penganiayaan terhadap Bripka Aris.

Pada Minggu, 12 Agustus 2018 pukul 13.00 WIB kepolisian kemudian meringkus satu tersangka bernama Sukirman di rumahnya Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Sukirman ditangkap tanpa perlawanan.

"Masih ada beberapa tersangka lainnya, perannya menganiaya korban dengan tangan kosong," kata Jarius.

Saat dihadapkan ke awak media, Sukirman tak mau bicara satu patah kata pun. Sukirman terlihat menunduk dan menutup mulutnya ketika ditanya awak media.

(Kriminologi.id/Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telusuri 5 Kafe di Jakarta yang Menjadi Favorit Artis Indonesia

Telusuri 5 Kafe di Jakarta yang Menjadi Favorit Artis Indonesia

Lifestyle | Senin, 30 Juli 2018 | 20:15 WIB

Pesona 5 Barista Cantik, Ahli Racik Kopi dari Indonesia

Pesona 5 Barista Cantik, Ahli Racik Kopi dari Indonesia

Lifestyle | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:30 WIB

Berburu Kudapan Favorit Para Raja di Kafe Bergaya Kolonial

Berburu Kudapan Favorit Para Raja di Kafe Bergaya Kolonial

Lifestyle | Jum'at, 29 Juni 2018 | 10:40 WIB

Terkini

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB