Pisau Bergagang Plastik di Kasus Pembunuh Nenek Lim Masih Misteri

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:55 WIB
Pisau Bergagang Plastik di Kasus Pembunuh Nenek Lim Masih Misteri
Korban pembunuhan Lim Tjiu Hio (66) atau Nenek Lim. (ist)

Suara.com - Polisi belum bisa memecahkan teka-teki sebilah pisau yang ditemukan di rumah Lim Tjio Hiu (66), perempuan paruh baya yang dibunuh tamu misterius. Milik siapa pisau itu?

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief menyampaikan polisi masih menelurusi pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh Lim. Dari penyelidikan sementara, kata Reza, pisau itu berasal dari rumah korban.

"Ya kalau menurut sumbernya tempat pisau memang iya ada di satu tempat di rumah itu (nenek Lim)," kata Reza saat dihubungi Suara.com, Rabu (15/8/2018).

Namun, Reza tak bisa menerangkan saat ditanya apakah pisau itu awalnya dipegang anak Lim bernama Suhawi dan kemudian direbut oleh pelaku. Dia hanya menyampaikan, jika pisau tersebut memang

"Pemiliknya siapa belum tahu, tapi pisau itu (memang) dari awal ada di rumah itu (Lim) bukan dari luar," kata Reza.

Sebelumnya, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengaku polisi masih kesulitan mengidentifikasi sidik jari pelaku terkait penemuan pisau di rumah Nenek Lim. Alasan sidik jari pelaku belum teridentifikasi, karena gagang pisau dapur tersebut berbahan plastik

"Gagang pisaunya kan plastik, jadi nggak ada sidik jarinya," kata Mustakim kepada Suara.com, Rabu (1/8/2018).

Menurutnya, pisau bergagang plastik yang menjadi barang bukti dalam pembunuhan Nenek Lim telah diamankan polisi untuk diperiksa di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Namun, menurutnya saat dilakukan pengecekan menggunakan alat khusus, sidik jari pelaku tetap tak muncul di gagang pisau tersebut.

"Iya tetap nggak keluar (sidik jari di gagang pisau)," katanya

Aksi pembunuhan terhadap Lim terjadi saat pelaku bertamu ke rumah korban di kompleks Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakut, Kamis (26/7/2018) sore. Pelaku juga turut menyerang Suhawi yang ketika itu sedang menengok orangtuanya.

Lim tewas mengenaskan akibat terkena tusukan senjata tajam di bagian perut hingga menembus ulu hati. Korban juga mengalami luka-luka di bagian tangan akibat serangan sajam pelaku. Sementara, anak korban yang ikut terkena luka tusuk di bagian perut bisa diselamatkan usai dibawa ke Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Penjaringan.

Dugaan sementara, motif kasus pembunuhan tersebut karena masalah uang. Pelaku yang telah membunuh perempuan paruh baya itu pun diduga orang dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Dalami Alibi Saksi Kunci Pembunuhan Nenek Lim

Polisi Dalami Alibi Saksi Kunci Pembunuhan Nenek Lim

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:32 WIB

Polisi Ungkap Obrolan Misterius Pembunuh Nenek Lim dengan Korban

Polisi Ungkap Obrolan Misterius Pembunuh Nenek Lim dengan Korban

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:29 WIB

Sosok Nenek Lim Sebelum Dibunuh: Mandiri, Tak Mau Pakai Jasa PRT

Sosok Nenek Lim Sebelum Dibunuh: Mandiri, Tak Mau Pakai Jasa PRT

News | Kamis, 02 Agustus 2018 | 20:20 WIB

Suami Nenek Lim Sebut Tak Ada Luka Tusuk di Tubuh Istrinya

Suami Nenek Lim Sebut Tak Ada Luka Tusuk di Tubuh Istrinya

News | Kamis, 02 Agustus 2018 | 19:50 WIB

Dibunuh dengan Sadis, Nenek Lim Selalu Minta Cucu Semasa Hidup

Dibunuh dengan Sadis, Nenek Lim Selalu Minta Cucu Semasa Hidup

News | Kamis, 02 Agustus 2018 | 18:26 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB