Bantuan Korban Gempa Lombok Menumpuk di Kantor Pos Mataram

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:56 WIB
Bantuan Korban Gempa Lombok Menumpuk di Kantor Pos Mataram
Personil TNI AU melakukan bongkar muat bantuan untuk korban gempa bumi usai mendarat di Lanud Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) di Rembiga, Mataram, NTB, Kamis (9/8). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Barang kiriman untuk bantuan bagi korban gempa Lombok menumpuk di Kantor PT Pos Indonesia (Persero) Mataram di bilangan Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sejumlah warga korban gempa Lombok maupun tim relawan posko bencana yang datang dan ingin mengambil barang kiriman bantuan di Kantor Pos Mataram.

Namun pihak Kantor Pos Mataram nampaknya kewalahan dan kebingungan ketika mencari barang kiriman yang diminta oleh penerima.

Hal itu terlihat dari tumpukan barang kiriman yang menggunung di gudang penyimpanan area belakang. Saking penuhnya, terlihat masih ada tiga truk angkut yang belum membongkar muatan mengantre di depan gudang.

"Sudah sepuluh hari barang yang saya mau ambil ini belum juga keluar, kata petugasnya belum ketemu," ujar Andi, korban gempa asal Wadon, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat di Kantor Pos Mataram.

Hal senada juga turut disampaikan oleh Bagus, relawan posko bencana asal Kota Mataram yang juga bermaksud ingin mengambil barang kiriman bantuan dari Pulau Jawa.

Ketika ditemui di Kantor Pos Mataram, Bagus nampak kesal karena barang yang rencananya akan dia ambil dan langsung disalurkan, belum juga ketemu.

"Sudah tiga kali bolak-balik sini, tapi barang kiriman belum ketemu," kata Bagus.

Menurut keterangan yang disampaikan petugas, Bagus mengatakan bahwa barang yang akan diambil telah bercampur dengan barang kiriman lainnya termasuk yang berlabel reguler (berbayar).

"Karena bercampur, petugasnya masih bingung cari barang saya di gudang," ucapnya.

baca juga

Salah seorang petugas Kantor PT Pos Indonesia (Persero) Mataram, Rusli mengaku kewalahan melayani barang kiriman bantuan bagi korban gempa yang tidak ada hentinya terus berdatangan.

"Hari ini saja sampai 450 Ton barang yang masuk, gudang sampai ruangan di dekat kasir penuh, belum lagi informasinya ada dua kapal kiriman bantuan dari TNI AL yang akan datang," kata Rusli.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada korban bencana alam, Kantor Pos Indonesia menggelar program Pos Peduli Korban Bencana Gempa Bumi di Pulau Lombok.

Dalam program pedulinya ini, Kantor Pos Indonesia berkomitmen untuk membantu pengiriman bantuan maupun donasi berupa uang dan barang dari seluruh wilayah Indonesia tanpa dipungut biaya.

Melalui seluruh cabang Kantor Pos Indonesia, kiriman bantuan bagi korban gempa dialamatkan ke Pos Peduli Korban Bencana Gempa Bumi di Pulau Lombok, Kantor Pos Mataram atau ke posko-posko bencana yang ada di Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Timur.

Bantuan yang dapat disalurkan melalui Kantor Pos Indonesia ini berupa barang keperluan harian seperti popok bayi, handuk, perlengkapan sanitasi wanita, perlengkapan mandi, selimut, masker, makanan kering dan tidak basi, serta pakaian layak pakai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PMI - Perusahaan Radio dari Cina Bantu Korban Gempa Lombok

PMI - Perusahaan Radio dari Cina Bantu Korban Gempa Lombok

Press Release | Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:37 WIB

Gempa Lombok, Presiden Minta Segala Masalah Diselesaikan Cepat

Gempa Lombok, Presiden Minta Segala Masalah Diselesaikan Cepat

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:00 WIB

Gempa Lombok, Pengungsi Terserang Diare Akibat Minum Air Sungai

Gempa Lombok, Pengungsi Terserang Diare Akibat Minum Air Sungai

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 07:25 WIB

Jokowi Pulang, Sandiaga Kunjungi Korban Gempa Lombok Besok

Jokowi Pulang, Sandiaga Kunjungi Korban Gempa Lombok Besok

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 17:56 WIB

Gempa Lombok, Jokowi Intruksikan TNI Tangani Wilayah Terisolir

Gempa Lombok, Jokowi Intruksikan TNI Tangani Wilayah Terisolir

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:45 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×