Jejak Prestasi Anak Sopir Bus Malam di Asian Games 2018

Bangun Santoso

Senin, 20 Agustus 2018 | 20:04 WIB
Jejak Prestasi Anak Sopir Bus Malam di Asian Games 2018
Kaswati, ibunda Defia Rosmaniar menunjukkan berbagai medali yang berhasil diraih putrinya sebelum terjun di ajang Asian Games 2018. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Siapa sangka sebagai anak sopir bus malam tak menyurutkan langkah Defia Rosmaniar meraih prestasi. Ia tercatat sebagai peraih medali emas pertama untuk Indonesia dalam cabang olahraga Taekwondo di Asian Games 2018.

"Almarhum ayah (Ermanto) dulu waktu Defia masih kecil pernah jadi supir bus malam kurang lebih 10 tahun," kata kakak Defia, Dewi (31), saat ditemui di rumahnya, di Kampung Leuwibengkok, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Senin (20/8/2018).

Namun, Ermanto mengalami musibah kecelakaan sehingga berganti profesi menjadi pedagang sepatu bersama rekannya di daerah Cipulir, Jakarta.

"Abis kecelakan itu, almarhum ayah dulu juga sempat dagang ganti-ganti, terakhir sih jualan sepatu sama temannya buka toko di daerah Jakarta," jelas Dewi.

Hingga akhirnya, sang ayah pun jatuh sakit dan meninggal beberapa bulan yang lalu tepatnya 20 Maret 2018 di usia 59 tahun. Perekonomian, keluarga Defia pun bergantung pada sebuah warung dan menjual pupuk tanaman tidak jauh dari rumahnya.

"Semenjak ayah sakit, ayah sama ibu buka warung sama toko pupuk di deket rumah," ungkapnya.

Sementara sang ibu, Kaswati (54) mengaku bahwa suaminya itu wafat saat Defia sedang berada di Korea pada 20 Maret 2018 lalu. Ermanto pun menjadi sosok ayah yang selalu mendukung Defia untuk menekuni hobinya dalam seni bela diri taekwondo sejak SMP.

"Meninggalnya bulan Maret kemarin. Tidak ada pesan khusus ya, cuma ayahnya ya memang ngedukung dan ikhlas anaknya jadi atlet taekwondo," imbuh Kaswati.

Seperti diketahui, Defia Rosmaniar adalag peraih emas pertama Indonesia di ajang Asian Games 2018 pada Minggu (19/8/2018) siang. Defia berhasil meraij kemenangan atas wakil Iran, Marjan Salahshouri.

Pada poomsae pertama dilewati Defia dengan keunggulan 8,620-8,580 di Plennary Hall JCC Senayan. Lalu, pada poomsae kedua Defia menang 8.760-8,360. Total perhitungan poin Defia 8,690.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angkat Besi Sumbang Medali Kedua untuk Indonesia di Asian Games

Angkat Besi Sumbang Medali Kedua untuk Indonesia di Asian Games

Sport | Senin, 20 Agustus 2018 | 20:04 WIB

Aksi Kelompok 'Harimau Jalanan' Coreng Asian Games di Palembang

Aksi Kelompok 'Harimau Jalanan' Coreng Asian Games di Palembang

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 19:55 WIB

Tarif Masuk Kawasan Jakabaring Dikeluhkan Warga

Tarif Masuk Kawasan Jakabaring Dikeluhkan Warga

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 19:48 WIB

Raih Medali Emas, Lindswell : Ini Asian Games Terakhir Saya

Raih Medali Emas, Lindswell : Ini Asian Games Terakhir Saya

Sport | Senin, 20 Agustus 2018 | 19:21 WIB

Hari Kerja, Penonton Asian Games Didominasi Bule

Hari Kerja, Penonton Asian Games Didominasi Bule

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 19:15 WIB

Terkini

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB