Penjelasan KPU Soal Dugaan 25 Juta Pemilih Ganda

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 04 September 2018 | 15:57 WIB
Penjelasan KPU Soal Dugaan 25 Juta Pemilih Ganda
Komisioner KPU, Viryan Aziz . (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) angkat bicara terkait dugaan adanya pemilih ganda dalam daftar pemilih sementara (DPS) yang ditudingkan empat sekjen parpol koalisi pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. KPU mengaku telah menerima hasil analisa dari PKS yang menduga ada 25 juta pemilih ganda.

Komisioner KPU, Viryan Aziz mengatakan, hasil analisis yang diberikan PKS terkait DPS berdasarkan tiga elemen data yang mengacu pada Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama dan tanggal lahir. Terkait dengan NIK, Viryan menjelaskan, sesuai permintaan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirdukcapil), empat angka terakhir dari 16 angka NIK pemilih diganti dengan tanda bintang untuk menjaga kerahasiaan data pribadi.

Untuk itu, kata dia, dengan empat angka di belakang yang dirahasikan, maka sejumlah NIK memang ada yang menjadi sama. Atas dasar itu lah, koalisi partai pendukung Prabowo-Sandiaga yang menduga adanya 25 juta pemilih ganda.

"Karena ini terkonfirmasi dari proses datanya yang berbasis pada NIK yang empat angka terakhirnya itu hilang. NIK kita empat angka terakhir itu adalah angka khas bagi setiap pemilih. Pada setiap penduduk, bila empat angka itu hilang dimungkinkan bisa saja kemudian didapat hasil dugaannya 25 juta pemilih ganda. Tapi kami yang meyakini tidak sebanyak itu kalaupun masih ada," kata Viryan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Kendati begitu, Viryan mengaku mengapresiasi upaya dari partai politik yang telah menganalisis data pemilih KPU. Sebab penyusunan daftar pemilih menurutnya dilakukan secara terbuka, akuntabel dan partisipatif.

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan data pertanggal 12 Juli 2018, jumlah DPS yang telah ditetapkan yakni 185.098.281 pemilih. Sedangkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sampai 4 September 2018 berjumlah 185.732.093 pemilih.

"Kenapa kami sampaikan posisi hari ini? Karena setiap sampai dengan kita tetapkan kalau ada yang ganda kita keluarkan. Di bawah itu kan dientri dan diketik bisa saja dimungkinkan terjadi. Misalnya identifikasikan ganda tapi kemudian ternyata tidak ganda," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi-Maruf Menang Survei, Hasto: Kami tidak Bersikap Sombong

Jokowi-Maruf Menang Survei, Hasto: Kami tidak Bersikap Sombong

News | Selasa, 04 September 2018 | 15:52 WIB

Mardani Tantang GP Ansor Bikin Aksi Tandingan #2019GantiPresiden

Mardani Tantang GP Ansor Bikin Aksi Tandingan #2019GantiPresiden

News | Selasa, 04 September 2018 | 15:39 WIB

Mardani: Pejabat Negara Masuk Tim Kampanye Abaikan Etika Publik

Mardani: Pejabat Negara Masuk Tim Kampanye Abaikan Etika Publik

News | Selasa, 04 September 2018 | 15:34 WIB

Nikita Mirzani Jadi Timses Capres yang Tak Neko-neko

Nikita Mirzani Jadi Timses Capres yang Tak Neko-neko

Entertainment | Selasa, 04 September 2018 | 13:04 WIB

Kubu Prabowo Temukan DPS Ganda, Kubu Jokowi: Laporkan KPU Saja

Kubu Prabowo Temukan DPS Ganda, Kubu Jokowi: Laporkan KPU Saja

News | Selasa, 04 September 2018 | 12:51 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×