Permintaan Maaf Militer Myanmar Atas Publikasi Foto Tak Benar

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 04 September 2018 | 16:19 WIB
Permintaan Maaf Militer Myanmar Atas Publikasi Foto Tak Benar
Ilustrasi Muslim Rohingya yang terdampar di Laut Aceh. (Antara/Syifa)

Suara.com - Militer Myanmar meminta maaf atas penerbitan buku foto krisis minoritas Muslim Rohingya pada Senin (4/9/2018). Ada dua foto dalam buku ini yang dianggap oleh militer Mynmar diterbitkan secara tidak benar.

Seperti diwartakan Reuters, kedua foto yang terdapat di buku foto itu merupakan arsip gambar dari berbagai konflik dan diberikan keterangan yang berbeda.

Kedua foto yang diambil itu merupakan foto yang diambil di Bangladesh dan Tazania yang diberi keterangan bahwa Rohingya memasuki Mynmar. Padahal, kebenaran yang terjadi pada gambar tersebut adalah pengungsi meninggalkan Mynmar.

Pemerintah Mynmar menjelaskan, bahwa publikasi foto yang salah di tengah-tegah konflik yang sedang terjadi di Mynmar merupakan salah satu tindakan pelanggaran. Selain itu, aktifitas tentara di zona gerilya etnik minoritas dan menerbangkan drone di Ibu Kota Naypyitaw.

The Myawady Daily, memberikan pernyataan atas buku "Myanmar Politic and Tatmadaw: Part I” meminta maaf atas kesalahan kedua foto yang dipublikasikan itu.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada para pembaca dan pemilik foto-foto untuk kesalahan itu," katanya.

Tidak bisa diartikan dari kedua foto itu, merujuk untuk Rohingya yang memasuki Mynmar atau mereka pergi. Juru bicara pemerintah Mynmar dan militer tidak bisa berkomentar dengan adanya foto ini, karena mereka tidak bisa dihubungi. (Imron Fajar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Jurnalis Reuters Dihukum 7 Tahun Saat Liput Muslim Rohingya

2 Jurnalis Reuters Dihukum 7 Tahun Saat Liput Muslim Rohingya

News | Senin, 03 September 2018 | 16:44 WIB

9 Tahun Menghilang, Misteri Kapal Hantu Sam Ratulangi Terpecahkan

9 Tahun Menghilang, Misteri Kapal Hantu Sam Ratulangi Terpecahkan

News | Senin, 03 September 2018 | 09:47 WIB

Kapal Hantu Sam Ratulangi Mendadak Muncul Setelah 9 Tahun Hilang

Kapal Hantu Sam Ratulangi Mendadak Muncul Setelah 9 Tahun Hilang

News | Sabtu, 01 September 2018 | 20:26 WIB

Kapal Hantu Sam Ratulangi Ngambang di Myanmar, 2009 Ada di Taiwan

Kapal Hantu Sam Ratulangi Ngambang di Myanmar, 2009 Ada di Taiwan

News | Sabtu, 01 September 2018 | 16:35 WIB

Kapal Hantu Sam Ratulangi Tanpa Awak Muncul di Laut Myanmar

Kapal Hantu Sam Ratulangi Tanpa Awak Muncul di Laut Myanmar

News | Sabtu, 01 September 2018 | 14:08 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB