Terima Kedatangan Ma'ruf Amin, Ini Kata Ketua PP Muhammadiyah

Ferry Noviandi, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 06 September 2018 | 03:02 WIB
Terima Kedatangan Ma'ruf Amin, Ini Kata Ketua PP Muhammadiyah
Ma'ruf Amin ( Instagram )

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir menerima kedatangan calon wakil presiden Ma'ruf Amin di gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Rabu (5/9/2018) malam.

Haedar menuturkan pertemuan dengan Ma'ruf Amin, membicarakan beberapa hal di antaranya membangun karakter kebangsaan.

"Nah karakter yang berbasis pada agama dan Pancasila serta nilai luhur bangsa, karena itu ketika kiai sekarang memulai untuk dalam proses politik jadi cawapres. Kita berharap perjuangan struktruktural itu bisa menjadikan umat dan bangsa yang religius tapi berkemajuan," ujar Haedar Nasir, usai melakukan pertemuan dengan Ma'ruf Amin.

Kemudian kata Haedar Nasir, pertemuan tersebut juga membahas problem bangsa dari segi ekonomi mayoritas rakyat dan umat yang harus diberdayakan. 

Sebab kata Haedar Nasir, Muhammadiyah termasuk organisasi yang paling bersuara soal kesenjangan sosial.

"Nah Pak Kiai juga membawa semangat arus baru ekonomi umat dan ekonomi Indonesia. Maka titik temunya bahwa arus baru ekonomi Indonesia itu ekonomi yang berkeadilan sosial untuk semuanya di mana negara itu harus hadir. Dan tentu perjuangan politik Pak Kiai untuk bagaimana lewat negara bisa menghadirkan ekonomi baru berkeadilan sosial," kata dia.

Selanjutnya, Haedar Nasil menyebut permasalahan kemanusiaan juga menjadi ranah komponen bangsa, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

"Problem kemanusiaan yang menjadi ranah komponen seluruh bangsa, Muhammadiyah, NU kekuatan-kekuatan agama itu kan juga menjadi bagian utuh dari kehidupan kebangsaan. Dan mayoritas semuanya berbangsa dalam koridor, kalau dalam bahasa kami negara Pancasila Darul Ahdi wa Syahadah jadi tempat kesepakatan," ucap Haedar.

"Ada titik temu, tinggal bagaimana kalau Pak Kiai Ma'ruf Amin tadi tidak ada lagi konflik ideologi. Nah, Muhammadiyah juga dalam prinsip negara Pancasila Darul Ahdi itu agar seluruh komponen bangsa bukan hanya bersetuju tetapi bagaiman dalam koridor negara Pancasila kita maju bersama. Jadi itulah tiga hal yang kita diskusikan sambil santai," tutur Haedar Nasir.

baca juga

Ketika ditanya apakah Muhammadiyah memberikan dukungan kepada Ma'ruf, Haedar mengaku sejak dulu  Muhammadiyah menerima kedatangan siapapun termasuk calon presiden Jokowi, Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno. Sebab kata Haedar, Muhammdiyah tidak masuk ke dalam arena politik.

"Muhammadiyah secara kelembagaan, organisasi tidak masuk ke arena politik praktis. Nanti warga Muhammadiyah sebagai warga bangsa sudah cerdas sudah punya pilihan politik dan visi politik yang jadi hak warga negara," kata dia.

Haedar Nasir mengaku memberi restu kepada Ma'ruf Amin yang maju di Pemilian Presiden 2019 mendatang.

"Ya jelas dong, doa restu apalagi sesama. Kita kan alim ulama punya spirit yang sama," ucap Haedar.

Lebih lanjut, Haedar Nasir menilai sosok Ma'ruf Amin merupakan sosok yang memiliki semangat dan pengalaman, baik dalam keumatan maupun kebangsaan yang dapat menyatukan bangsa.

"Poin yang lebih dari itu, Pak Kiai juga dengan semangat dan pengalaman baik dalam keumatan maupun kebangsaan bisa menyatukan bangsa ini. Karena umat beragama dan bangsa menghadapi dua pilihan politik yang berbeda.  Nah, perbedaan politik itu tidak membuat kita pecah sebagai bangsa apalagi bermusuhan dan tidak boleh juga ada kekerasan karena perbedaan politik. Itu jauh lebih penting dan Pak Kiai dengan keulamaan dan kenegaraan nya bahwa perbedaan politik itu tidak membuat kita merusak ukhuwah," kataya menandaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasto Ungkap PDIP Sudah Disadap Sejak Tolak Putusan MK yang Loloskan Gibran!

Hasto Ungkap PDIP Sudah Disadap Sejak Tolak Putusan MK yang Loloskan Gibran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:59 WIB

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 09:13 WIB

Viral Video Diduga JPU Jingkrak Kegirangan dan Selfie dengan Jokowi, dr Tifa: Termul

Viral Video Diduga JPU Jingkrak Kegirangan dan Selfie dengan Jokowi, dr Tifa: Termul

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:44 WIB

Pengamat: Ada Motif Saling Sandera Prabowo-Jokowi di Balik Kasus Penyadapan

Pengamat: Ada Motif Saling Sandera Prabowo-Jokowi di Balik Kasus Penyadapan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:20 WIB

Dihujat Netizen Gara-Gara Kasihani Jokowi, Tantri Kotak Akhirnya Hapus Postingan

Dihujat Netizen Gara-Gara Kasihani Jokowi, Tantri Kotak Akhirnya Hapus Postingan

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 20:02 WIB

Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?

Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 20:20 WIB

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 09:55 WIB

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:09 WIB

Eks Wamenlu Sentil Pernyataan Jokowi soal Penyadapan Prabowo: Lemah, Tak Sedikitpun Prihatin

Eks Wamenlu Sentil Pernyataan Jokowi soal Penyadapan Prabowo: Lemah, Tak Sedikitpun Prihatin

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:54 WIB

Jokowi Pilih Ngemal Bareng Kaesang Usai Sidang Ijazah Palsu

Jokowi Pilih Ngemal Bareng Kaesang Usai Sidang Ijazah Palsu

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 17:30 WIB

Terkini

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:03 WIB

×