Suara.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, nama pengganti Sandiaga Uno untuk menduduki posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta dari partainya akan diputuskan pekan depan. Nantinya, keputusan itu akan dibahas dalam rapat pimpinan.
Taufik mengatakan, sebelum memulai rapat pimpinan, Gerindra terlebih dahulu menggelar rapat pleno guna membahas siapa pengganti Sandiaga Uno.
Jika tidak ada perubahan mendadak, pekan depan Gerindra akan memutuskan siapa nama yang akan diusulkan.
"Insya Allah iya, pekan depan Gerindra DKI akan rapat pleno, kemudian dilanjutkan rapat pimpinan. Di situ akan diputuskan," kata Taufik saat ditemui di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (9/9/2018).
Taufik menjelaskan, hingga kekinian, dari DPD Gerindra DKI Jakarta, masih mengusung namanya untuk menggantikan posisi Sandiaga. Taufik mengaku akan mengikuti permintaan partai.
Jika nantinya Taufik lolos dan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, ia rela mundur dari bakal calon legislatif yang saat ini sedang dikejarnya.
Peluang Taufik untuk menjadi caleg pada Pemilu 2019 juga belum memunyai kejelasan, karena KPU masih menolak memenuhi keputusan Bawaslu untuk meloloskan namanya dalam daftar caleg tetap (DCT). Pasalnya, Taufik adalah eks koruptor.
"InsyaAllah iya (diusulkan jadi Wagub). Wagub kan saya dicalonkan oleh partai, ya saya ikuti saja. Keputusan partai saya ikuti," ungkap Taufik.
Taufik sementara ini tetap melaporkan KPUD DKI Jakarta ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), atas tuduhan pelanggaran kode etik.
Ia juga sedang mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung (MA) mengenai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang larangan mantan narapidana korupsi, narkoba dan kejahatan seksual untuk maju dalam bursa calon legislatif (caleg).