Cerita Malam 1 Suro di Mata Air Keramat Sendang Mintoloyo

Selasa, 11 September 2018 | 12:28 WIB
Cerita Malam 1 Suro di Mata Air Keramat Sendang Mintoloyo
Seorang warga tengah melakukan ritual mandi pada malam 1 Sura di Sendang Mintoloyo, Kota Semarang, Senin (10/9 - 2018) tengah malam. (Semarangpos.com/Imam Yuda S)

Suara.com - Bagi masyarakat Jawa malam 1 Suro dianggap sebagai malam yang sakral. Masyarakat Jawa yang memperingati malam pergantian Tahun Baru Islam itu dengan berbagai tradisi, seperti tirakatan maupun kungkum di sumber mata air yang dianggap keramat, tak terkecuali dengan para seniman di Kota Semarang.

Para seniman muda Kota Semarang yang tergabung dari berbagai komunitas menggelar acara malam 1 Suro di Sendang Mintoloyo, Senin (10/9/2018) malam. Mereka menggelar berbagai acara mulai dari kenduri, pentas seni, hingga mandi tengah malam di sendang yang terletak di belakang kawasan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang itu.

Ketua Forum Teater Kampus Semarang (Fotkas), Syarifuddin Affandi mengatakan ritual malam 1 Sura di Sendang Mintoloyo itu rutin digelar setiap tahunnya oleh kelompok seniman di Kota Semarang.

“Kesempatan berkumpul di Sendang Mintoloyo ini, selain untuk merayakan Tahun Baru Islam juga kami gunakan untuk bersih-bersih sendang. Bersih-bersih area sendang akan menggugah kesadaran kami sebagai manusia dan wujud terima kasih serta syukur kepada Tuhan atas sumber air yang telah lama ada di area ini,” tutur Syarifuddin Senin malam.

Sebagai sumber air, Sendang Mintoloyo telah lama menjadi sumber kehidupan warga yang ada di sekitar TBRS Semarang. Konon, sendang ini ditemukan oleh tokoh masyarakat yang bernama Ki Mintoloyo, yang makamnya hanya berjarak beberapa meter dari sumber mata air tersebut.

Syarifuddin menambahkan acara malam 1 Sura pada tahun ini digelar dengan tema Sura Wiwitan Adus Sendang. Dengan tema itu diharapkan tradisi mandi di Sendang Mintoloyo saat malam 1 Sura bisa terus terjaga.

“Mandi pada malam 1 Sura dimaksudkan sebagai ritual membersihkan diri, supaya kembali suci dalam menjalani kehidupan di tahun berikutnya,” terang Syarifuddin.

Artikel ini sebelumnya dimuat oleh Solopos.com yang merupakan jaringan Suara.com dengan judul: Malam 1 Sura, Ritual Ini yang Dilakukan Para Seniman di TBRS Semarang

Baca Juga: Tahun Baru Islam 1440 Hijriah, MUI: Dermawan, Bantu Gempa Lombok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI