Kampanye Hitam Hoaks Demo MK, Bawaslu Akan Mengkajinya

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 18 September 2018 | 13:43 WIB
Kampanye Hitam Hoaks Demo MK, Bawaslu Akan Mengkajinya
Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Kepala Kepolisian Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebut hoaks unjuk rasa mahasiswa di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan kampanye hitam. Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia atau Bawaslu belum sepakat.

Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Fritz Edward Siregar mengaku belum membaca berita tersebut. Menurutnya Bawaslu perlu mengkajinya.

"Mohon maaf saya belum baca berita itu, jadi saya nggak bisa komentar terhadap apa yang sudah dilakukan oleh pak polisi," ujar Fritz saat menghadiri diskusi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2019).

Fritz menuturkan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian tidak hanya diatur di Undang - Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, melainkan diatur di Undang - Undang lain.

"Kan harusnya dilihat bahwa mengenai ujaran kebencian itu kan tidak diatur dalam UU nomor 7 saja. Ada UU lain yang mengatur mengenai ujaran kebencian. Itu diatur dalam KUHP, UU ITE, UU Anti Diskriminasi juga diatur. Dan ketiganya itu memiliki implikasi hukum pidana," kata dia.

"Jadi menurut saya, saya nggak bisa berkomentar itu seperti apa. Tapi soal hoaks itu kan sudah diatur dalam UU No 7 pasal 280 larangan untuk menyampaikan hasutan ataupun ajakan, ujaran kebencian. Tapi ada UU selain UU nomor 7 yang bisa mengatur hal tersebut. Bisa ditanya kepada polisi dasar hukum apa yang digunakan," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, pihaknya tegas memerangi kampanye hitam, seperti kasus penyebarluasan berita bohong atau hoaks tentang unjuk rasa mahasiswa di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Tito pun menyebut kasus penyebarluasan berita bohong atau hoaks tentang unjuk rasa mahasiswa di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan kampanye negatif.

"Contoh yang kita tangkap di Jakarta Selatan itu, ada seseorang yang diduga lihat viral di media-media simulasi pengamanan di MK. Letihan (pengamanan) ini divideokan dan di-recyclelagi seolah ada kerusuhan di Istana. Nah ini namanya black campaign itu pidana pelanggaran UU ITE, bisa juga pencemaran nama baik, bisa juga fitnah. Black campaigntidak akan kita toleransi dan akan kita lakukan tindakan. Maka dari Polri melakukan perkuatan di multimedia dan siber," ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Sebelumnya, polisi membekuk empat tersangka terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoax soal aksi demonstrasi mahasiswa di gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Video aksi demonstrasi mahasiswa itu viral di media sosial. Ternyata, video viral yang disebarkan para tersangka ternyata hoax.

Empat tersangka tersebut yakni Gun Gun Gunawan.
Suhada Al Syuhada Al Aqse, Muhammad Yusuf dan Nugrasius.

Sebelumnya, #MahasiswaBergerak disebarluaskan oleh beberapa akun media sosial yang memposting konten berita bohong tentang simulasi penanganan demo di gedung MK sebagai berita unjuk rasa mahasiswa. Hal ini diduga dimaksudkan untuk menimbulkan keonaran di tengah masyarakat.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dikenakan Pasal 14 Ayat 2 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota FPI Ikut Rancang Hoaks Demo Mahasiswa di MK

Anggota FPI Ikut Rancang Hoaks Demo Mahasiswa di MK

News | Senin, 17 September 2018 | 12:56 WIB

Penyebar Hoax Demo di MK Peroleh Video dari Grup Relawan Prabowo

Penyebar Hoax Demo di MK Peroleh Video dari Grup Relawan Prabowo

News | Senin, 17 September 2018 | 11:45 WIB

4 Orang Ditangkap karena Sebar Video Hoaks Demo Mahasiswa di MK

4 Orang Ditangkap karena Sebar Video Hoaks Demo Mahasiswa di MK

News | Senin, 17 September 2018 | 10:25 WIB

Bawaslu Belum Terima Lampiran Perbaikan DPT dari KPU

Bawaslu Belum Terima Lampiran Perbaikan DPT dari KPU

News | Minggu, 16 September 2018 | 15:32 WIB

KPU Gelar Rapat Pleno Perbaikan DPT Nasional

KPU Gelar Rapat Pleno Perbaikan DPT Nasional

News | Minggu, 16 September 2018 | 12:33 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB