Ngadu ke Fadli Zon, FPI Klaim Habib Rizieq Sempat Ditahan di Arab

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 25 September 2018 | 16:12 WIB
Ngadu ke Fadli Zon, FPI Klaim Habib Rizieq Sempat Ditahan di Arab
Fadli Zon dan Habib Rizieq Shihab [Twitter Fadli Zon]

Suara.com - Juru Bicara FPI Munarman dan tim advokasi GNPF Ulama menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, untuk mengadukan nasib pentolan mereka, Rizieq Shihab, yang diklaim dicegah pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi.

Munarman dan tim advokat GNPF Ulama melakukan pertemuan dengan Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (25/9/2018). Dalam kesempatan itu mereka menyampaikan pengaduan dan permohonan perlindungan Rizieq Shihab.

Rizieq, kata mereka, merasa ada pembatasan dalam setiap pergerakannya di Arab Saudi. Termutakhir, Rizieq ditahan di imigrasi Arab Saudi ketika akan berangkat ke Malaysia untuk mengurus disertasinya bersama keluarga.

"Di mana petugas imigrasi Arab Saudi pada saat itu melarang Habib Rizieq Shihab pergi ke Malaysia tanpa alasan yang jelas," kata Advokat GNPF Nasrullah Nasution.

Selain itu, Rizieq sempat menerima tindakan tak mengenakkan saat akan melakukan aktivitas di Arab Saudi. Rizieq sempat diinterogasi selama beberapa jam dengan alasan yang tidak jelas.

"Dia dicegat, terus harus mendapatkan interogasi yang cukup lama, dari jam 11 malam sampai jam 4 subuh tanpa suatu hal yang jelas apa permasalahannya," ucapnya.

Menurut Nasrullah, Kementerian Dalam Negeri dan Imigrasi Arab Saudi tidak menyatakan Rizieq bersalah.

Oleh karenanya, tim advokat mencurigai adanya campur tangan pemerintah Indonesia kepada pihak Arab Saudi sebagai upaya menahan Rizieq tak kembali.

"Ini yang kami khawatirkan. Kecurigaan kami semakin menjadi-jadi, memang ada kecurigaan adanya keterlibatan unsur-unsur dari dalam negeri ini sendiri," klaimnya.

baca juga

Karena itulah, mereka meminta DPR RI memanggil Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi, Kepala BIN Budi Gunawan dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

Selain itu, mereka meminta Menlu Retno untuk memberikan jaminan perlindungan Rizieq di Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Potong Bebek Angsa' Dipolisikan, Fadli Zon: Itu Kreativitas

'Potong Bebek Angsa' Dipolisikan, Fadli Zon: Itu Kreativitas

News | Selasa, 25 September 2018 | 12:23 WIB

Situs Skandal Sandiaga, Fadli Zon: Dibuat Pusat Hoaks Nasional

Situs Skandal Sandiaga, Fadli Zon: Dibuat Pusat Hoaks Nasional

News | Selasa, 25 September 2018 | 12:16 WIB

Soal 'Potong Bebek Angsa', Fadli Zon Laporkan Balik Politisi PSI

Soal 'Potong Bebek Angsa', Fadli Zon Laporkan Balik Politisi PSI

News | Selasa, 25 September 2018 | 12:09 WIB

Gara-gara 'Potong Bebek Angsa', PSI Polisikan Fadli Zon

Gara-gara 'Potong Bebek Angsa', PSI Polisikan Fadli Zon

News | Selasa, 25 September 2018 | 10:49 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×