Sekolah Berusia 128 Tahun Peninggalan Belanda Depok Rusak Parah

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 25 September 2018 | 17:53 WIB
Sekolah Berusia 128 Tahun Peninggalan Belanda Depok Rusak Parah
Bangunan SDN Pancoranmas 02 di Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pamcoranmas yang merupakan bangunan sekolah untuk anak-anak pada tahun 1890, perlu perhatian Pemerintah Kota Depok. [Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - Bangunan SDN 02 Pancoranmas di Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, yang sudah ada sejak 128 tahun silam, pesisnya 1890, kekinian terbengkalai.

Pantauan Suara.com, Selasa (25/9/2018), kondisi bangunan SD itu terbilang rusak parah. Banyak atap plafon yang ambruk karena termakan usia.

Padahal, bangunan SD Negeri 2 Pancoranmas itu termasuk dalam area cagar budaya.

Kepala Bidang Aset Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) Ferdi Yonathan mengatakan, bangunan SD itu merupakan cagar budaya peninggalan Cornelis Chastelein. Diperkirakan, umur bangunan sekolah itu sudah 128 tahun.

”Asetnya terdaftar di YLCC. Lahan dan bangunannya disewa oleh Dinas Pendidikan Depok, Saya kira, kondisi bangunan ini perlu diperhatikan Pemkot Depok," kata Fredi kepada Suara.com, Selasa (25/9/2018).

Selain plafon yang runtuh, terdapat ruang kelas yang sudah hancur. Bangku di ruangan kelas yang tergolong antik juga rusak.

Ia menceritakan, sekolah itu pada era kolonial diperuntukkan khusus untuk anak-anak golongan Eropa. Setelah Indonesia merdeka, sekolah itu diambilalih dan menjadi SD negeri pertama di Depok.

Kepala Dinas Pendidikan Depok Mohammad Thamrin mengakui, bangunan itu disewa dari YLCC. Ke depan, ia berjanji melakukan pemugaran.

"Akan dipikiran. Pemkot tidak beli lahan itu karena berstatus cagar budaya. Tapi, kami akan memugarnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, Cornelis Chastelein adalah orang Belanda yang lahir di Amsterdam, 10 Agustus 1657. Ia meninggal dunia di Depok, 28 Juni 1714 pada umur 56 tahun.

Chastelein adalah seorang tuan tanah di daerah Depok pada masa awal kolonisasi VOC di Jawa. Nama Chastelein tidak terpisahkan dari sejarah keberadaan sekelompok orang pribumi Kristen Protestan pertama di Asia, yang dikenal sebagai orang Belanda Depok.

Chastelein juga diketahui sebagai salah satu orang yang menyimpan karya monumental Rumphius.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Menu Makan Siang, Adik dan Kakak Saling Bacok

Gara-gara Menu Makan Siang, Adik dan Kakak Saling Bacok

News | Selasa, 25 September 2018 | 15:30 WIB

Sekolah Kopi Pertama di Indonesia Ada di Jawa Barat

Sekolah Kopi Pertama di Indonesia Ada di Jawa Barat

Bisnis | Selasa, 25 September 2018 | 03:00 WIB

Setya Novanto Dapat Sel Mewah di Sukamiskin, Dirjen PAS Bantah

Setya Novanto Dapat Sel Mewah di Sukamiskin, Dirjen PAS Bantah

News | Senin, 24 September 2018 | 21:14 WIB

Bawa Suporter Persib Bandung, Bus TNI Rusak Dilempari Batu

Bawa Suporter Persib Bandung, Bus TNI Rusak Dilempari Batu

News | Senin, 24 September 2018 | 17:30 WIB

Dicabuli, Bocah SD Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Tetangga

Dicabuli, Bocah SD Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Tetangga

News | Senin, 24 September 2018 | 13:30 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB