Jokowi - Maruf Amin Ungguli Prabowo - Sandiaga, Tapi Belum Aman

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 26 September 2018 | 15:35 WIB
Jokowi - Maruf Amin Ungguli Prabowo - Sandiaga, Tapi Belum Aman
Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Survei terbaru Indikator Politik Indonesia (Indikator) menunjukkan elektabilitas Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih teratas, yakni 57,0 persen. Sementara Calon Preisden nomor urut 02 Prabowo Subianto 31,3 persen.

Namun kalau survei dilakukan terhadap pasangan calon di Pilpres 2019 mengalami sedikit kenaikan. Adapun pertanyaan yang disampaikan tim Indikator "siapa yang dipilih sebagai presiden dan wakil presiden bila pemilihan dilakukan sekarang?"

Pasangan Jokowi - Maruf Amin 57,7 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga Salahuddin Uno 32,4 persen. Sedangkan tidak akan memilih atau golput 1,0 persn, dan tidak menjawab 9,0 persen.

"Pak Jokowi dapat 57 persen dan Prabowo 31 persen secara eksplisit golput 1,1 persen, yang belum bisa jawab 10,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi di Jalan Cikini V No 15A, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).

"Kalau pakai simulasi pasangan. Pak Jokowi - Maruf Amin 57,7 persen, Prabowo-Sandi 32,4 prsen, golput 1,0 persn, tidak menjawab 9,0 persen," lanjut dia.

Meski demikian, Burhanuddin meminta kubu Jokowi - Maruf Amin jangan berpuas diri. Sebab, elektabilitas Jokowi belum mencapai 60 tahun, sedangkan Pilpres 2019 masih akan berlangsung tujuh bulan lagi, atau pada April 2019.

"Pilpres masih 7 bulan lagi partai pendukung Pak Jokowi belum bisa bernafas lega. Angka 57 persen tinggi, tapi Belanda masih jauh, masih 7 bulan lagi," kata dia.

"Selisih ini belum aman buat kemenangan, 57 persen jadi pelecut menaikan elektabilitas," Burhanuddin menambahkan.

Ia menjelaskan, tim pemenangan Prabowo-Sandiaga masih bisa meningkatkan elektabilitas tujuh bulan di masa kamapanye.

baca juga

"Prabowo-Sandi belum akhir dari perjuangan. Kan lebih baik menang pemilu daripada survei," kata dia.

Untuk diketahui, survei dilakukan pada 1 - 6 September 2018.

Populasi survei dilakukan pada warga Indonesia yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Populasi dipilih secara random (multistage rendom sampling) terhadap 1220 responden.

Margin of eror survei kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Restu Nyapres, Ini Nasihat Istri Gus Dur ke Maruf Amin

Minta Restu Nyapres, Ini Nasihat Istri Gus Dur ke Maruf Amin

News | Rabu, 26 September 2018 | 15:23 WIB

Jokowi Bagikan 10 ribu Sertifikat Tanah di Tangerang

Jokowi Bagikan 10 ribu Sertifikat Tanah di Tangerang

News | Rabu, 26 September 2018 | 14:38 WIB

Foto Mirip Jokowi di Karung Beras, Golkar: Bukan Foto Jokowi

Foto Mirip Jokowi di Karung Beras, Golkar: Bukan Foto Jokowi

News | Rabu, 26 September 2018 | 14:27 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×