The New Prabowo Belum Tambah Popularitas Prabowo - Sandiaga

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 27 September 2018 | 16:50 WIB
The New Prabowo Belum Tambah Popularitas Prabowo - Sandiaga
Calon presiden Prabowo Subianto (kiri), saat menghadiri deklarasi 300 purnawirawan jenderal terhadap pasangan nomor urut 02 pada Pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga, di Hotel Sari Pan Pasific, Thamrin, Jakarta, Sabtu (22/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Konsep The New Prabowo yang dipopulerkan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno belum mampu mendongkrak pularitas Prabowo dan Sandiaga jelang Pilpres 2019. Istilah itu digunakan untuk mewakil sosok Prabowo yang berbeda di Pemilihan Presiden 2019 dari segala aspek.

Dalam beberapa kesempatan, Sandiaga mempromosikan The New Prabowo di kalangan masyarakat. Dirinya ingin memperkenalkan sosok Prabowo yang lebih cair meskipun masih lekat dengan 'image' militer.

Berangkat dari hal tersebut, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei terkait pengaruh The New Prabowo untuk Pemilihan Presiden 2019. Hasilnya, ternyata The New Prabowo belum begitu berpengaruh.

Dari hasil survei LSI Denny JA, sebanyak 77,8 persen responden mengaku belum pernah mendengar istilah The New Prabowo. Sedangkan yang sudah mendengar sebesar 13 persen dan 9,2 persen memilih untuk tidak menjawab.

"Isu The New Prabowo belum populer, hanya didengar kurang dari 20 masyarakat," kata Peneliti Senior LSI, Ardian Sopa di Gedung Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (27/9/2018).

Namun dari sisi lain, The New Prabowo ternyata memberikan sentimen positif. Dari 13 persen yang sudah mendengar konsep itu, terdapat 7,1 persen responden mengaku suka dengan konsep The New Prabowo.

Karenanya, konsep The New Prabowo itu mendorong dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebanyak 35,50 persen responden yang mengetahui konsep The New Prabowo mendukung pasangan itu di Pilpres 2019.

Ada pun 33,50 persen responden yang tak mengubah dukungannya atau sama saja. Responden yang lebih tidak mendukung hanya sebanyak 9,20 persen dan 21,80 responden memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.

"The New Prabowo memberikan sentimen positif, hanya saja isu tersebut belum populer," tandas Ardian.

baca juga

Hasil survei tersebut melibatkan 1200 responden sejak 14 sampai 22 September 2018. Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Potensi kesalahan atau margin of error dari survei ini kurang lebih sebesar 2,9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata, Yenny Wahid Sejak Awal Bilang ke Jokowi Akan Dukung

Ternyata, Yenny Wahid Sejak Awal Bilang ke Jokowi Akan Dukung

News | Kamis, 27 September 2018 | 16:09 WIB

Jokowi akan Kasih Tugas Khusus ke Yenny Wahid

Jokowi akan Kasih Tugas Khusus ke Yenny Wahid

News | Kamis, 27 September 2018 | 15:41 WIB

Unggul di Survei, Tim Jokowi Kumpulkan Suara Hingga ke Kecamatan

Unggul di Survei, Tim Jokowi Kumpulkan Suara Hingga ke Kecamatan

News | Kamis, 27 September 2018 | 14:27 WIB

Didukung Gusdurian, Irma Suryani: 99 Persen NU Dukung Jokowi

Didukung Gusdurian, Irma Suryani: 99 Persen NU Dukung Jokowi

News | Kamis, 27 September 2018 | 13:07 WIB

Terkini

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

Review Crystal Lake: Teror, Darah, dan Obsesi Seorang Ibu

Review Crystal Lake: Teror, Darah, dan Obsesi Seorang Ibu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

×