Gerindra Sebut Pendukung Prabowo Paham Soal Hubungan dengan Cina

M. Reza Sulaiman | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 28 September 2018 | 21:30 WIB
Gerindra Sebut Pendukung Prabowo Paham Soal Hubungan dengan Cina
Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra, menyebut pendukung Prabowo paham soal pernyataan hubungan baik dengan Cina. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yakin pendukung Calon Presiden Prabowo Subianto dapat memahami pernyataan Prabowo soal Cina. Prabowo menyebut Indonesia harus terus menjaga hubungan baik dengan Cina.

Ahmad Muzani mengatakan bahwa pendukung Prabowo dapat mengerti alasan pentingnya hubungan baik antara Indonesia dengan Cina. Padahal, sebelumnya banyak terdengar pendukung Prabowo yang tidak menyukai keterlibatan pemerintah dengan Cina.

"Enggak, pendukung pak Prabowo sangat memahami bahwa Cina itu penting," kata Ahmad Muzani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jumat (28/9/2018).

Menurut Ahmad Muzani, Prabowo memandang Cina sebagai faktor penting untuk pembangunan negara. Selain itu, Cina pun memiliki hak veto dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Prabowo bersahabat dengan semua negara dan Cina juga negara yang penting bagi kami seperti halnya itu kan negara yang memiliki hak veto di PBB," ujarnya.

Meskipun menganggap Cina penting, namun Ahmad Muzani meminta masyarakat untuk tidak menomorsatukan negara tirai bambu itu.

"Bukan hanya kritik pemilih pak Prabowo. Tapi kritik kita semua. Jangan karena faktor Cina penting terus Cina semua. Dikit-dikit Cina," pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan hubungan baik antara Indonesia dengan Cina harus dijaga dan dipelihara dengan baik. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Nasional RRC yang ke 69 di Hotel Shangri-La, Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

"Ya ini hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok, ya saya dapat undangan, saya hadir, kita memandang Republik Rakyat Tiongkok sangat penting bagi Indonesia jadi kita harus pelihara hubungan baik, kita harus pelihara hubungan dalam tingkat yang lebih baik saling membantu," kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu bahkan siap menjaga hubungan baik antara Indonesia dengan Cina kalau dipercaya menjadi Presiden RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Kembali Beri Sepeda, Gerindra: Naikinlah, Motor gitu

Jokowi Kembali Beri Sepeda, Gerindra: Naikinlah, Motor gitu

News | Jum'at, 28 September 2018 | 19:33 WIB

Prabowo - Sandiaga Akan Sering Kampanye di Jawa Timur, Kenapa?

Prabowo - Sandiaga Akan Sering Kampanye di Jawa Timur, Kenapa?

News | Jum'at, 28 September 2018 | 07:31 WIB

Gara-gara Bau Sampah di Pasar, Sandiaga Ajak Ganti Presiden

Gara-gara Bau Sampah di Pasar, Sandiaga Ajak Ganti Presiden

News | Jum'at, 28 September 2018 | 06:19 WIB

Prabowo Hadiri Haul ke-11 Soeharto di Cendana

Prabowo Hadiri Haul ke-11 Soeharto di Cendana

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:51 WIB

Prabowo Hadiri Hari Nasional ke-69 Republik Rakyat China

Prabowo Hadiri Hari Nasional ke-69 Republik Rakyat China

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:13 WIB

Prabowo Blak-blakan Ungkap Rahasia Alasan Dirinya Suka Joget

Prabowo Blak-blakan Ungkap Rahasia Alasan Dirinya Suka Joget

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:07 WIB

Terkini

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB