8 WNA Masih Hilang Usai Gempa dan Tsunami Palu - Donggala

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 01 Oktober 2018 | 18:06 WIB
8 WNA Masih Hilang Usai Gempa dan Tsunami Palu - Donggala
Warga melihat bangunan pusat perbelanjaan yang ambruk akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018). (ANTARA FOTO/Rolex Malaha)

Suara.com - 106 WNA Selamat dari Gempa Palu, 8 Belum Ditemukan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat ada sebanyak 114 warga negara asing dari berbagai negara sedang berada di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, saat bencana gempa serta tsunami terjadi, Jumat (28/9) pekan lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dari total 114 WNA itu, sebanyak 106 orang dinyatakan selamat. Sementara, masih ada 8 WNA yang belum ditemukan dan dalam proses pencarian.

"Informasi mengenai WNA terdampak per 1 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB total ada 114 WNA, beberapa di antaranya sudah dievakuasi dalam kondisi selamat," kata Sutopo saat ditemui di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

Sutopo menjelaskan, rincian kedelapan WNA yang belum ditemukan ialah, 1 orang asal Korea Selatan, seorang asal Belgia, dan 6 warga Prancis.

Untuk WNA asal Korea Selatan diduga masih tertimbun di dalam reruntuhan material Hotel Roa Roa yang sudah hancur lebur.

"WNA yang lain masih dalam proses pencarian. Kami terus berupaya melakukan evakuasi dan pencarian para korban," ungkap Sutopo.

Sementara ada WNA yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit yakni WNA asal Malaysia. Beberapa WNA sudah dievakuasi keluar wilayah Palu dan Donggala, yakni 1 WN Belgia dan 1 W Singapura di evakuasi ke Jakarta; 1 W Spanyol dievakuasi ke Ternate, dan beberapa WNA lain masih menunggu pemberangkatan keluar.

"WNA Thailand, Vietnam, Malaysia, Jerman sebagian sudah di bandara, sisanya ada WNA Swiss, Belanda, Tiongkok itu masih di pengungsian kawasan Palu dan Donggala," tutur Sutopo.

baca juga

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang Sulawesi Tengah hingga mengakibatkan tsunami pasa Jumat (28/9/2018). Sejak gempa dahsyat itu, tercatat ada sebanyak 254 gempa susulan yang mengguncang Sulawesi Tengah dan mengakibatkan 844 orang meninggal dunia, 632 orang mengalami luka-luka dan 48.025 orang mengungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Gempa Palu: Perumahan Balaroa Ambles, Korban Ratusan Orang

Update Gempa Palu: Perumahan Balaroa Ambles, Korban Ratusan Orang

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:59 WIB

BNPB Fokus Cari 90 Orang yang Hilang saat Gempa dan Tsunami

BNPB Fokus Cari 90 Orang yang Hilang saat Gempa dan Tsunami

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:50 WIB

Ribuan Orang di Bandara Palu, Panglima TNI: Minta Dievakuasi

Ribuan Orang di Bandara Palu, Panglima TNI: Minta Dievakuasi

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:44 WIB

Berita Terkini Gempa Palu: Agung, Kenapa Kau Hanya Diam Nak...

Berita Terkini Gempa Palu: Agung, Kenapa Kau Hanya Diam Nak...

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×