Gempa Palu, Pemda Diminta Buat Peta Mikro Zonasi

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 02 Oktober 2018 | 09:34 WIB
Gempa Palu, Pemda Diminta Buat Peta Mikro Zonasi
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta kepada pemerintah daerah (pemda) untuk menyusun peta mikro zonasi sebagai landasan penataan ruang. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kerusakan berat akibat gempa seperti yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Sutopo mengatakan, hampir seluruh wilayah di Indonesia belum memetakan jalur sesar hingga mikro detail. Akibatnya, banyak pembangunan yang tak mengindahkan jalur sesar sehingga mengakibatkan kerusakan parah.

"Pemerintah daerah di Indonesia yang daerahnya rawan gempa harus membuat peta mikro zonasi. Dengan peta itu akan diketahui berapa potensi terjadi gempa ditambah likuifaksi sehingga kerusakan bisa diantisipasi," kata Sutopo saat ditemui di Graha BNPB, Jakarta Timur (1/10/2018).

Dampak dari pembangunan yang tidak memperhatikan jalur sesar terjadi di Perumnas Balaroa, Palu Barat. Jarak permukiman padat penduduk itu hanya 2,6 kilometer dari jalur sesar Palukoro mengakibatkan muka tanah ambles 5 meter dan jalan naik hingga setinggi rumah akibat gempa 7,4 skala richter yang mengguncang Donggala.

Tak hanya itu, Perumnas Patobo di Sulawesi Tengah juga mengalami likuifaksi lantaran berjarak 1 kilometer dari jalur sesar Palukoro. Akibatnya, ratusan rumah penduduk terendam lumpur setinggi 5 meter.

"Harusnya enggak boleh dari aspek tata ruang komplek padat penduduk berada di jalur sesar dengan konstruksi yang sangat terbatas. Itulah yang terjadi kalau ada gempa besar ancamannya timbul," ucap Sutopo.

Oleh karenanya, Sutopo meminta pemda untuk bisa memperhatikan mitigasi bencana dengan merancang peta mikro zonasi. Jika memang dimungkinkan dibangun permukiman maka diwajibkan menggunakan konstruksi tahan gempa yang kuat.

"Kami mengimbau pemda prioritas pada mitigasi bencana untuk pembangunan dalam tata ruang. Sehingga mengantisipasi infrastruktur yang rusak dan menekan angka korban jiwa," tandasnya.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang Sulawesi Tengah hingga mengakibatkan tsunami pada Jumat (28/9/2018). Sejak gempa dahsyat itu, tercatat ada sebanyak 254 gempa susulan yang mengguncang Sulawesi Tengah dan mengakibatkan 844 orang meninggal dunia, 632 orang mengalami luka-luka dan 48.025 orang mengungsi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Palu: Atlet Terjebak Reruntuhan Hotel, Paralayang Kirim Tim

Gempa Palu: Atlet Terjebak Reruntuhan Hotel, Paralayang Kirim Tim

Sport | Selasa, 02 Oktober 2018 | 08:56 WIB

Diguncang Gempa Beruntun, Jembatan di Sumba Timur Rusak

Diguncang Gempa Beruntun, Jembatan di Sumba Timur Rusak

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 08:46 WIB

Bau Mayat Menyengat, Ribuan Warga Tinggalkan Kota Palu

Bau Mayat Menyengat, Ribuan Warga Tinggalkan Kota Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 08:16 WIB

Selamat dari Gempa Palu, Hening : Allah Masih Sayang Sama Saya

Selamat dari Gempa Palu, Hening : Allah Masih Sayang Sama Saya

Sport | Selasa, 02 Oktober 2018 | 08:15 WIB

Baru Diguncang Gempa, KPK Berniat Buka Kantor di Palu

Baru Diguncang Gempa, KPK Berniat Buka Kantor di Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 07:57 WIB

Terkini

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

×