Pemerintah Minta Bantuan Alat Berat Kontraktor untuk Gempa Palu

Bangun Santoso, Erick Tanjung

Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:13 WIB
Pemerintah Minta Bantuan Alat Berat Kontraktor untuk Gempa Palu
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta para kontraktor turut membantu mengirimkan alat berat ke Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Alat berat amat diperlukan untuk mencari dan mengevakuasi korban gempa dan tsunami di daerah itu.

Selain itu, alat berat juga sangat dibutuhkan untuk membuka akses jalan serta memperbaiki infrastruktur yang hancur karena gempa dan tsunami. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin dalam pertemuan dengan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

"Yang paling penting sekarang, kalau ada alat-alat berat bapak-bapak dari AKI dekat Palu, tolong dikirim ke lokasi,” pinta Syarif.

Dia menegaskan, alat berat para kontraktor swasta yang digunakan dalam misi kemanusiaan untuk mempercepat pemulihan pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah tersebut tidak diminta secara cuma-cuma alias gratis. Pemerintah tetap akan membayar jasa penggunaan alat berat itu.

"Itu semua dibayar, pemerintah membayar. Jadi tidak ada kekhawatiran bekerja secara gratis," Syarif menegaskan.

Menurut dia, alat berat bisa dikirim dari wilayah yang bisa mengakses menuju Kota Palu. Seperti dari Surabaya, Balikpapan dan lainnya. Sebab alat berat dari daerah yang bertetangga dengan Palu jumlahnya masih kurang.

"Dan letaknya yang dipermasalahkan, bisa saja di Surabaya, Balikpapan, dari mana saja. Yang di sekitar situ hanya Makassar dan Gorontalo saja yang dimobilisasi secara terbatas," terang dia.

Sementara itu, sejak kejadian gempa dan tsunami di Sulteng, Kementerian PUPR telah melakukan sejumlah tindakan. Di antaranya evakuasi, pembukaan akses jalan, pemberian air bersih dan pembersihan lokasi dari puing-puing bangunan yang hancur akibat gempa dan tsunami.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malaysia Kirim Tim Ahli Bencana dan Dana Rp 1,7 miliar ke Palu

Malaysia Kirim Tim Ahli Bencana dan Dana Rp 1,7 miliar ke Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:04 WIB

LIPI: Gempa di Indonesia Timur Lebih Besar Ketimbang di Barat

LIPI: Gempa di Indonesia Timur Lebih Besar Ketimbang di Barat

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 14:59 WIB

Korban Gempa Palu Lakukan Penjarahan, Tanda Trauma Psikologis?

Korban Gempa Palu Lakukan Penjarahan, Tanda Trauma Psikologis?

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 14:26 WIB

Luhut Bawa Isu Gempa Palu - Donggala ke Rapat IMF-World Bank

Luhut Bawa Isu Gempa Palu - Donggala ke Rapat IMF-World Bank

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 14:23 WIB

Instruksi Khusus Jokowi Soal Penanganan Gempa Palu-Donggala

Instruksi Khusus Jokowi Soal Penanganan Gempa Palu-Donggala

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 14:19 WIB

Terkini

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

×