Belajar dari Gempa Palu, Indonesia Krisis Alat Pendeteksi Tsunami

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:47 WIB
Belajar dari Gempa Palu, Indonesia Krisis Alat Pendeteksi Tsunami
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Yulianto mengatakan saat ini Indonesia mengalami krisis alat pendeteksi tsunami. Diketahui 22 alat pendeteksi gelombang pasang dan tsunami bernama Buoy tidak berfungsi sejak tahun 2012.

Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui perubahan permukaan laut atau Tide Gauge juga tidak bisa diharapkan untuk mendeteksi tsunami. Dirinya berpendapat jika Tide Gauge baru dapat mendeteksi tsunami 2 hingga 3 menit kemudian.

"Buoy tidak ada yang berfungsi saat ini," kata Eko di Kantor LIPI, Jalan Gatot Soebroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

"Kalau Tide Gauge itu dipasang untuk deteksi tsunami maka bacaannya 2 menit, 3 menit. Kalau yang dibaca Tide Gauge itu artinya tsunami sudah sampai ke daratan dan enggak ada lagi waktu untuk menyelamatkan diri, enggak ada gunanya," lanjut dia.

Dilihat dari kondisi geografis, Eko mengatakan jika Buoy merupakan alat yang ideal yang perlu dimiliki Indonesia. Hal tersebut karena Buoy mampu mendeteksi tsunami jauh dari bibir pantai.

"Buoy tadi itu yang paling ideal. Karena Buoy itu diletakan jauh ditengah samudera, sehingga cepat mendeteksi tsunami. Orang masih punya waktu untuk bisa menyelematkan diri," tutur Eko.

Sebanyak 22 Buoy yang tersebar di seluruh perairan Indonesia tak lagi berfungsi. Buoy awalnya terpasang di sebelah barat pantai Sumatera dan Selatan Jawa. Sistem pelampung ini diletakkan di tengah laut untuk mendeteksi gelombang pasang dan tsunami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jarah Barang Elektronik dan Duit di ATM, 35 Warga Palu Ditangkap

Jarah Barang Elektronik dan Duit di ATM, 35 Warga Palu Ditangkap

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:15 WIB

Pemerintah Minta Bantuan Alat Berat Kontraktor untuk Gempa Palu

Pemerintah Minta Bantuan Alat Berat Kontraktor untuk Gempa Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:13 WIB

Malaysia Kirim Tim Ahli Bencana dan Dana Rp 1,7 miliar ke Palu

Malaysia Kirim Tim Ahli Bencana dan Dana Rp 1,7 miliar ke Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:04 WIB

LIPI: Gempa di Indonesia Timur Lebih Besar Ketimbang di Barat

LIPI: Gempa di Indonesia Timur Lebih Besar Ketimbang di Barat

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 14:59 WIB

Korban Gempa Palu Lakukan Penjarahan, Tanda Trauma Psikologis?

Korban Gempa Palu Lakukan Penjarahan, Tanda Trauma Psikologis?

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 14:26 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×