Polisi Kirim Anjing Pelacak untuk Cari Korban Tertimpa Reruntuhan

Iwan Supriyatna, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Oktober 2018 | 00:10 WIB
Polisi Kirim Anjing Pelacak untuk Cari Korban Tertimpa Reruntuhan
Anjing pelacak atau K9 Polri dilibatkan untuk pencarian korban gempa. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya telah menerjunkan beberapa anjing pelacak guna membantu proses pencarian korban jiwa dalam bencana gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Anjing pelacak K9 itu akan difokuskan mencari korban di balik reruntuhan bangunan akibat gempa.

Hingga Selasa (2/10/2018) sedikitnya sudah ada 6 ekor anjing yang diterjunkan ke Palu untuk membantu mengidentifikasi. Jika kondisi darurat dan membutuhkan banyak anjing lagi, maka bantuan anjing pelacak akan ditambah.

"K9 ini adalah khusus yang dikirim anjing dari polisi satuan sudah mengirim 4 anjing untuk melakukan bantuan identifikasi di reruntuhan, Polda Sulsel sudah kirim 2 ekor anjing," kata Setyo saat ditemui di Forum Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

Setyo menjelaskan, beberapa anjing-anjing pelacak yang dimiliki oleh Polri pun kini masih berada di Lombok untuk membantu evakuasi di Lombok paska gempa beberapa waktu lalu.

Selain anjing pelacak, pihak kepolisian secara keseluruhan telah mengirimkan personel bantuan sebanyak 2.143 personel.

Ribuan personel itu berasal dari satuan Brimob, Sabhara, tim kesehatan dan tim DVI yang memiliki tugas khusus dalam melakukan identifikasi para korban jiwa.

Mereka bertugas untuk mengawal proses distribusi bahan pokok, membantu evakuasi, hingga proses pengamanan di beberapa wilayah rawan kejahatan.

Hingga kini, proses distribusi personel belum secara maksimal bisa tiba di seluruh wilayah terdampak gempa. Pasalnya, beberapa sarana prasarana transportasi masih belum memungkinkan untuk dilalui sehingga menjadi hambatan tersendiri.

"Dari personel yang baru masuk ke Polda Sulteng karena keterbatasan sarana prasarana transportasi kami baru mendapatkan informasi baru sekitar 600 personel yang tiba disana, secara bertahap akan terus berlanjut," tandas Setyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curi Barang Elektronik dan Bobol ATM, 49 Warga Sulteng Ditangkap

Curi Barang Elektronik dan Bobol ATM, 49 Warga Sulteng Ditangkap

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 23:25 WIB

Cerita Pilot Hercules Tenangkan Ribuan Pengungsi Gempa Palu

Cerita Pilot Hercules Tenangkan Ribuan Pengungsi Gempa Palu

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 00:03 WIB

Tsunami Palu di Luar Perkiraan, Ini 3 Faktor Pemicunya

Tsunami Palu di Luar Perkiraan, Ini 3 Faktor Pemicunya

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 21:21 WIB

Terkini

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:20 WIB