Tsunami Palu di Luar Perkiraan, Ini 3 Faktor Pemicunya

Liberty Jemadu

Selasa, 02 Oktober 2018 | 21:21 WIB
Tsunami Palu di Luar Perkiraan, Ini 3 Faktor Pemicunya
Jembatan Palu IV atau Jembatan Ponulele hancur akibat gempa berkekuatan yang menghantam Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9). [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Bentuk Teluk Palu yang panjang, sempit, dan dangkal rupanya menjadi salah satu faktor yang memperbesar kekuatan gelombang tsunami yang menghantam Kota Palu dan sekitarnya pada Jumat (28/9/2018), setelah terjadi gempa berkekuatan 7,5 skala Richter.

Sebelumnya sejumlah ilmuwan dunia terkejut dengan besarnya gelombang tsunami yang menyapu Palu akibat gempa yang terjadi karena aktivitas sesar Palu Koro tersebut.

Menurut mereka, gempa dengan kekuatan seperti itu dan pola patahan horizontal seharusnya tak menyebabkan gelombang tsunami seperti di Palu yang tingginya mencapai dua sampai empat meter tersebut.

"Tinggi gelombang setidaknya dua sampai tiga meter, dan mungkin dua kali lipatnya," kata Jane Cunneen, ilmuwan dari Curtin University, Australia yang juga arsitek sistem peringatan tsunami Samudera Hindia kepada AFP.

Teluk Palu dan Kota Palu di Sulawesi Tengah. [Google Earth/Suara.com]
Teluk Palu dan Kota Palu di Sulawesi Tengah. [Google Earth/Suara.com]

Patahan horizontal, kata dia, jarang memicu tsunami. Berbeda dari patahan vertikal, yag menyebabkan sebagian besar dasar laut terdorong ke atas. Patahan vertikal inilah yang memicu tsunami Aceh pada 2004 silam.

Palu sendiri terletak di ujung Teluk Palu. Ketika patahan terjadi, air memang didorong ke atas. Tetapi ketika gelombang mulai memasuki Teluk Palu, tekanan terhadapnya makin besar.

"Teluk itu menjadi seperti corong masuknya gelombang tsunami," kata Anne Socquet, pakar kegempaan dari Institute of Earth Sciences di Prancis.

Ia mengatakan bentuk Teluk Palu merupakan salah satu faktor utama yang memperbesar ukuran gelombang tsunami. Laut yang semakin dangkal dan sempit, membuat aliran gelombang yang memasuki teluk itu tertekan dari segala sisi pada saat bersamaan.

Faktor kedua adalah kekuatan gempa dan lokasinya. Gempa 7,5 skala Richter tergolong besar, apa lagi yang terjadi di Palu kedalamannya sangat dangkal.

"Itu artinya dasar laut yang bergeser lebih besar," kata Baptiste Gombert, pakar tektonik dari Universitas Oxford, Inggris.

Patahan juga terjadi dekat dengan pesisir pantai. Dengan demikian, jarak yang ditempuh gelombang untuk tiba ke daratan cukup dekat. Alhasil masyarakat di pesisir pantai tak punya cukup waktu untuk berlindung ke tempat aman.

Faktor ketiga, dari besarnya tsunami yang terjadi, diduga telah terjadi longsor di dasar laut di dekat mulut Teluk Palu atau bahkan di dalam teluk itu sendiri.

Menurut Cunnen longsor di dasar laut ini bisa menjelaskan mengapa gelombang tsunami lebih besar di dekat Palu, sementara di tempat-tempat lain di sekitarnya justru lebih kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit

Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?

Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh

Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:52 WIB

Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara

Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:29 WIB

Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi

Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:29 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:48 WIB

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:04 WIB

Rekaman Detik-detik Gempa Bumi Jepang, Video Mall AEON Kumamoto Ambruk

Rekaman Detik-detik Gempa Bumi Jepang, Video Mall AEON Kumamoto Ambruk

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon

Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:48 WIB

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:22 WIB

×