Aksi Heroik Siswi Cantik Lumpuhkan Kawanan Jambret di Makassar

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 03 Oktober 2018 | 16:49 WIB
Aksi Heroik Siswi Cantik Lumpuhkan Kawanan Jambret di Makassar
Ilustrasi perampokan. (Shutterstock)

Suara.com - Siswi SMA asal Makassar, Stevi Wahyu Kristiani (16) berhasil menggagalkan aksi dua pemuda yang mencoba menjambretnya pada Selasa (2/10/2018) malam. Pelaku jambret yang diketahui bernama Muh Nur Fajar (23) dan Samad (22) berhasil dihentikan lajunya setelah ditendang.

Pelaku diketahui berboncengan dengan menggunakan sepeda motor. Fajar dan Samad sudah mengintai korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri dan terlihat menerima telepon di Jalan Yos Sudarso, sekira pukul 20. 20 WITA. 

Setelah menerima sambungan telepon, siswi salah satu SMA di Kota Makassar itu lalu menyimpan HP miliknya di dalam dasbor motor, kemudian Stevi melajukan kendaraanya. Kemudian ia menepi saat tiba di bawah lampu lalulintas. 

Saat itulah kedua pelaku yang mengendarai motor Yamaha Fino mendekat dan merampas ponsel milik korban lalu kabur ke arah timur, Jalan Cakalang. Korban tak mau terima barang berharganya dicuri begitusaja, Stevi pun langsung tancap gas mengejar pelaku.

Sesampainya di depan SMP Negeri 7 Makassar, korban berhasil menyusul pelaku dan menendang kendaraan dua pria itu. Fajar dan Samad jatuh bersama motornya. 

Salah satu saksi mata Idris (54) mengatakan kondisi Jalan Cakalang, saat itu sedang ramai. Namun tiba-tiba pengendara lain dari belakang terlihat langsung menedang motor yang ditumpangi Fajar dan Samad. Keduanya kemudian terjatuh dan terdengar teriakan jambret dari perempuan muda itu.

"Dia (korban) langsung menendang motor laki-laki itu baru teriak jambret. Jadi banyak ekspedisi dan anak pemuda yang kumpul dan pukuli mereka," jelas Idris, Rabu (3/10/2018). 

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Makassar AKP Benny Pornika menerangkan, kawanan jambret itu berhasil digagalkan oleh korbannya sendiri, Stevi Wahyu Kristiani Putri Meri Wijayanti,  siswi salah satu SMA di Kota Makassar. 

"Saat korban berhenti, melihat hal tersebut pelaku yang mengendarai motor langsung menarik handphone milik korban selanjutnya melarikan diri menuju Jalan Cakalang Makassar," jelas Benny. 

baca juga

Kontributor : Lirzam Wahid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Butuh Uang, Satu Keluarga Mencuri Sepeda Motor

Butuh Uang, Satu Keluarga Mencuri Sepeda Motor

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 01:01 WIB

Raisa Ikut Jadi Korban Gempa Palu, Kepala Luka Parah

Raisa Ikut Jadi Korban Gempa Palu, Kepala Luka Parah

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 20:12 WIB

Nabila Putri Curhat Tentang Ladies Biker, Seperti Apa Katanya?

Nabila Putri Curhat Tentang Ladies Biker, Seperti Apa Katanya?

Otomotif | Selasa, 02 Oktober 2018 | 20:30 WIB

Tiba di Makassar, Puluhan Pengungsi Gempa Palu Kelaparan

Tiba di Makassar, Puluhan Pengungsi Gempa Palu Kelaparan

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:26 WIB

Korban Gempa Palu Meninggal karena Shock Berat di Makassar

Korban Gempa Palu Meninggal karena Shock Berat di Makassar

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 12:01 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×