Maruf Amin Akan Dirikan Pesantren Untuk Korban Gempa Palu

Ririn Indriani, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 07 Oktober 2018 | 12:39 WIB
Maruf Amin Akan Dirikan Pesantren Untuk Korban Gempa Palu
Maruf Amin melalui tim relawannya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Calon wakil presiden Maruf Amin mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Rencananya, tim relawan Maruf Amin juga akan mendirikan pondok pesantren, sekolah darurat dan membantu trauma healing bagi korban gempa.

Maruf Amin mengatakan, pada pengiriman bantuan tahap awal hingga kini telah terkumpul Rp 750 juta. Uang itu akan digunakan untuk membangun pesantren, sekolah darurat dan membantu trauma healing bagi para korban gempa.

"Nanti juga kita akan ada upaya untuk membangun trauma healing menangani trauma yang dialami oleh saudara kita, pertama anak-anak kita yang ada di Palu," kata Maruf Amin saat ditemui di Jalan Situbondo Nomor 12, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

Selain itu, Maruf Amin juga akan mengirimkan sejumlah barang bantuan bagi korban gempa. Barang-barang bantuan itu didapatkan dari hasil penggalangan bantuan yang dilakukan oleh para relawan pendukung Joko Widodo dan Maruf Amin.

Maruf Amin melalui tim relawannya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. (Suara.com/Chyntia Sami B)
Maruf Amin melalui tim relawannya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Adapun barang bantuan yang dikirimkan menuju Palu adalah 125 tenda berukuran 8x10 meter, 2.400 botol air mineral, 2.100 kotak susu cair, 3.000 biskuit siap makan, 2.400 popok bayi, 2.400 bungkus pembalut, 120 kotak susu bayi ukuran 800 gram. Rencananya, seluruh barang bantuan itu akan dikirimkan melalui jalur udara dan laut.

Maruf Amin mengaku sangat terharu dengan inisiatif besar para relawan untuk membantu para korban bencana di Palu yang sangat membutuhkan bantuan. Ia berharap seluruh bantuan ini dapat membantu para korban gempa di Sulawesi Tengah.

"saya sangat terharu, karena para relawan ini dengan ikhlas dengan sukarela dengan kemampuan yang ada bisa mengumpulkan untuk membantu saudara saudaranya yang ada di Palu dan Donggala. Kita harapkan dapat meringankan beban mereka di sana," jelas Maruf Amin tentang rencana tim relawannya yang akan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manggung di Indonesia, Highlight Persembahkan untuk Korban Palu

Manggung di Indonesia, Highlight Persembahkan untuk Korban Palu

Entertainment | Minggu, 07 Oktober 2018 | 08:11 WIB

Pencuri Berkeliaran Pasca Gempa Palu, Petobo Butuh Dijaga Ekstra

Pencuri Berkeliaran Pasca Gempa Palu, Petobo Butuh Dijaga Ekstra

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 07:21 WIB

MUI: Jenazah Korban Gempa Palu Boleh Dibakar dan Tak Dikafani

MUI: Jenazah Korban Gempa Palu Boleh Dibakar dan Tak Dikafani

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 06:33 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB