Gara-gara Dikibuli Ratna Sarumpaet, Citra Diri Prabowo Jadi Buruk

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 07 Oktober 2018 | 18:51 WIB
Gara-gara Dikibuli Ratna Sarumpaet, Citra Diri Prabowo Jadi Buruk
Prabowo dan Ratna Sarumpaet [twitter]

Suara.com - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC), Djayadi Hanan menilai, kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet tak akan membuat pendukung Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno kabur ke kubu Jokowi – Maruf Amin.

Namun, Hanan menegaskan, kasus hoaks buatan Ratna Sarumpaet itu membuat citra Prabowo – Sandiaga Uno negatif.

Hanan mengatakan, mayoritas pendukung Prabowo dan Sandiaga Uno adalah mereka yang kecewa terhadao kepemimpinan petahana Joko Widodo.

Karenanya, ia memprediksi kasus hoaks Ratna yang turut menyeret nama Prabowo tidak akan berdampak pada kaburnya para pendukung.

"Secara elektoral kasus Ratna tidak akan menimbulkan larinya para pemilih Prabowo ya. Mereka tidak punya pilihan selain Prabowo. Sekitar 25 hingga 30 persen massa Prabowo itu sulit mengubah pilihan,” kata Hanan di kantor SMRC, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

Ia menjelaskan, meskipun para pendukung Prabowo cukup solid untuk bertahan, namun citra diri sang capres menjadi negatif.

Pasalnya, Prabowo selama ini dikenal sebagai pemimpin yang kuat dan paham betul dengan permasalahan namun terjebak dalam pusaran kebohongan Ratna.

Hal inilah yang nantinya akan menyulitkan bagi tim pemenangan Prabowo dan Sandiaga untuk berusaha merebut angka pemilih yang belum menentukan pilihan.

Hanan menilai, tim Prabowo harus bekerja lebih kuat untuk bisa mengembalikan citra yang sudah terlanjur negatif itu.

baca juga

"Citra negatif itu mengakibatkan beban Prabowo dan tugasnya untuk menarik pemilih yang belum menentukan pilihan. Dengan masalah ini, tugas menjadi sulit," ungkapnya.

Menurutnya, Prabowo harus mencari isu lain agar kasus hoaks Ratna Sarumpaet dapat teralihkan dan kembali mengangkat citra diri.

"Menggunakan isu lain seperi ekonomi dan isu-isu yang bisa laku di kalangan pemilih yang bisa menutupi itu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mangkir soal Hoaks Ratna, Polisi Panggil Ulang Amien Rais

Mangkir soal Hoaks Ratna, Polisi Panggil Ulang Amien Rais

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 18:14 WIB

Duduk 8 Jam, Pengacara Sebut Ratna Sarumpaet Capek

Duduk 8 Jam, Pengacara Sebut Ratna Sarumpaet Capek

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 16:59 WIB

Pengacara Khawatir Ratna Sarumpaet Jadi Jarang Olahraga di Sel

Pengacara Khawatir Ratna Sarumpaet Jadi Jarang Olahraga di Sel

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 16:47 WIB

Tak Ada Nama Ratna Sarumpaet di Acara WPIC 2018 Chile

Tak Ada Nama Ratna Sarumpaet di Acara WPIC 2018 Chile

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 16:42 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

×