Gadis Korban Gempa Palu Depresi, Takut Suara Keras

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 09 Oktober 2018 | 17:11 WIB
Gadis Korban Gempa Palu Depresi, Takut Suara Keras
Siswa mendata rekannya saat hari pertama masuk sekolah di SMA PGRI, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/10). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Rumah Sakit Daerah Madani Palu, Sulawesi Tengah, menemukan kasus depresi akibat bencana alam tsunami dan gempa Palu dan Kabupaten Donggala. Tsunami dan gempa terjadi, Jumat (28/9/2018) pekan lalu.

Korban terguncang akibat bencana alam yang dihadapinya hingga memiliki kecemasan merasa seolah-olah bumi bergetar dan takut dengan suara-suara keras.

"Untuk kasus ini, yang saya sempat lihat dengan kejadian ini sudah muncul dua kasus yang keduanya wanita berusia 30 tahunan," kata Direktur RSD Madani Palu, Nirwansyah Parampasi saat ditemui di Palu, Selasa (9/10/2018).

"Tetapi kami sudah melakukan penanganan oleh psikiatri dan dokter jiwa yang tetap berada di Palu untuk menangani korban dengan trauma berat," tambahnya.

Kedua wanita yang belum diketahui namanya tersebut, lanjut dia tidak menjalani rawat jalan di instalasi rawat jiwa di rumah sakit, namun hanya melakukan rawat jalan.

"Keduanya dipulihkan melalui program-program penyembuhan trauma yang ditambah dengan obat anti depresan," katanya.

Selain ditemukan dua kasus depresi, pihak rumah sakit juga menemukan pasien dengan kasus trauma seperti yang menimpa gadis remaja Risna dan ibunya. Nirwansyah mengatakan Risna mengalami trauma karena sempat terkubur selama 12 jam lebih hingga akhirnya tak sadarkan diri.

"Ketika bangun dia tidak ingat siapa ayah dan ibunya. Sementara sang ibu mengalami kecemasan ketika diam di satu ruangan. Keduanya kami berikan pendampingan psikolog dengan program pendekatan kejiwaan dengan harapan keduanya cepat pulih," terang dia.

Untuk kasus trauma ini sendiri dan kecemasan berlebihan, ia mengatakan adalah hal yang wajar jika jumlahnya akan meningkat menyusul gempa di Sulawesi Tengah ini.

baca juga

Rumah Sakit Madani yang berada di wilayah Mamboro Kota Palu ini sendiri berada sekitar 1,5 kilometer (km) dari tepi pantai namun selamat dari gempa berkekuatan 6 magnitudo dan 7,3 magnitudo mengguncang perairan di sekitar teluk Palu yang disusul tsunami pada 28 September 2018 karena letaknya cukup tinggi dari garis pantai hingga tidak tersapu tsunami yang bertinggi total hingga empat meter.

Dan saat gempa, rumah sakit ini tetap beroperasi meski dengan keadaan yang seadanya untuk menangani pasien dan korban bencana alam termasuk 16 pasien sakit jiwa yang saat bencana menerjang harus diungsikan dulu ke lapangan di sekitar rumah sakit.

Saat meninjau rumah sakit jiwa yang bergabung fasilitas pengobatan bagi penyakit umum tersebut, Antara mendengar beberapa pasien jiwa ada yang meneriakan "gempa pak, di sini pusatnya" yang kata Nirwansyah dikarenakan pengaruh keriuhan pada waktu itu di mana pasien dan perangkat rumah sakit juga sama-sama tegang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Tewas Gempa Palu Tembus 2.010 orang

Korban Tewas Gempa Palu Tembus 2.010 orang

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 16:33 WIB

Tanggap Darurat Gempa Palu - Donggala Akan Diperpanjang 14 Hari

Tanggap Darurat Gempa Palu - Donggala Akan Diperpanjang 14 Hari

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 16:24 WIB

Kisah Atlet Paralayang Selamat dari Tsunami dan Gempa Palu

Kisah Atlet Paralayang Selamat dari Tsunami dan Gempa Palu

Sport | Selasa, 09 Oktober 2018 | 14:08 WIB

BNPB: Foto dan Video Kerusakan Akibat Gempa Bulukumba Cuma Hoaks

BNPB: Foto dan Video Kerusakan Akibat Gempa Bulukumba Cuma Hoaks

Tekno | Selasa, 09 Oktober 2018 | 14:07 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×