Tim Prabowo Tak Pakai Cara Kalahkan Ahok untuk Menangkan Prabowo

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 09 Oktober 2018 | 20:57 WIB
Tim Prabowo Tak Pakai Cara Kalahkan Ahok untuk Menangkan Prabowo
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menjelaskan terkait strategi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019. Apakah tim Prabowo akan menggunakan cara mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilgub DKI Jakarta untuk menangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Penjelasan Riza jelas membantah anggapan terkait perkataan Mardani Ali Sera selaku Wakil Ketua Umum BPN. Mardani sempat menyebut tidak terlalu memusingkan hasil survei yang didominasi keunggulan pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo - Maruf Amin.

Kemudian Mardani mengatakan bahwa menyebut hasil survei itu bisa diubah sesuai dengan pengaturan strateginya. Mardani mencontohkan saat dirinya menjadi ketua timses Anies Baswedan - Sandiaga Uno dan berhasil menggulingkan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

"Maksudnya pak Mardani tentu seperti 2017 itu di DKI maksudnya kita kerja keras sungguh-sungguh kita kompak, solid, bersatu dan kita menang," kata Riza di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (9/10/2018).

Namun saat disinggung soal strategi dengan menggunakan isu SARA, Riza tegas membantah. Menurutnya, BPN Prabowo-Sandiaga sudah memilih strategi mana yang dibawa dari Pilkada DKI 2017 sesuai dengan segmen yang ditargetkan.

"Ada strategi yang bisa diikuti ada yang ditingkatkan ada yang dikurangi ada yang tidak tergantung segmennya, mendekati milenial bagaimana emak-emak, bagaimana orang tua semua ada cara masing-masing," pungkasnya.

Untuk diketahui, cara mengalahkan Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017 akan dipakai tim pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga uno untuk mengalahkan Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera mengusulkan gunakan trik mengalahkan Ahok itu.

Hal itu dikatakan Mardani menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC). Dengan hanya mendapatkan 28,7 persen, Mardani yakin bisa menggulingkan Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin di babak akhir Pilpres 2019.

Mardani kemudian berencana untuk mengaplikasikan kinerjanya dalam Pilkada DKI 2017 lalu. Saat itu Mardani menjadi tim sukses Anies Baswedan - Sandiaga Uno. Seperti diketahui, pasangan Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat sempat diunggulkan publik untuk meneruskan jabatannya sebagai Gubernur dan Wagub DKI.

"Seperti di Jakarta, Survei kita abaikan agar fokus bekerja, karena semua bisa diatur. Apakah masih ingat hasil survei terjungkal dengan hasil akhir ?" tanyanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Kalahkan Ahok untuk Menangkan Prabowo, Fahri: Nggak Canggih

Cara Kalahkan Ahok untuk Menangkan Prabowo, Fahri: Nggak Canggih

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 20:48 WIB

Cegah Banjir, Anies Tolak Cara Normalisasi Sungai Era Ahok

Cegah Banjir, Anies Tolak Cara Normalisasi Sungai Era Ahok

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:49 WIB

Politisi Golkar Tolak KPU Larang Capres Kampanye di Pesantren

Politisi Golkar Tolak KPU Larang Capres Kampanye di Pesantren

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 15:28 WIB

Amien Disebut Bermental Tuyul Ditemani Ratusan Massa ke Polda

Amien Disebut Bermental Tuyul Ditemani Ratusan Massa ke Polda

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 13:45 WIB

Puji Kabinet Kerja Jokowi, IMF Sebut Indonesia Tak Butuh Pinjaman

Puji Kabinet Kerja Jokowi, IMF Sebut Indonesia Tak Butuh Pinjaman

Bisnis | Selasa, 09 Oktober 2018 | 10:45 WIB

Terkini

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:41 WIB

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:32 WIB

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:44 WIB