Takut Rusuh, UGM Cabut Izin Seminar Kebangsaan Sudirman Said

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 21:34 WIB
Takut Rusuh, UGM Cabut Izin Seminar Kebangsaan Sudirman Said
Sudirman Said mengisi seminar kebangsan membahas kepemimpinan di era milenial. (Dok. panitia seminar Risky)

Suara.com - Mantan Menteri ESDM Sudirman Said membenarkan terkait kabar pelarangan penyelenggaraan acara seminar kebangsaan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Seminar yang membahas kepemimpinan di era milenial itu diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Peternakan UGM.

Sudirman Said menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut. Selain Sudirman Said, ada Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan dan Ketua Dema Fisipol UGM 2013 Zaki Arrobi sebagai narasumber. 

Kepada wartawan Suara.com, Sudirman menceritakan bahwa dirinya sudah tiba di Yogyakarta sejak Jumat (12/10/2018) untuk menghadiri acara tersebut sebagai pembicara. 

Sudirman berangkat menuju UGM seusai menjalankan salat Jumat. Namun di perjalanan dirinya diberi kabar oleh panita pelaksana acara tersebut dibatalkan. 

"Sehabis salat Jumat menjelang berangkat ke kampus UGM, diberitah panitia kalau acara tidak jadi dilaksanakan. Karena pihak Pimpinan Fakultas membatalkan izin peminjaman auditorium," kata Sudirman.

Seminar kebangsan membahas kepemimpinan di era milenial. (Dok. panitia seminar Risky)
Seminar kebangsan membahas kepemimpinan di era milenial. (Dok. panitia seminar Risky)

Sudirman mengaku tidak keberatan apabila seminar tersebut kemudian dibatalkan karena tidak diberi izin penggunaan salah satu fasilitas kampus. Namun yang membuatnya kecewa ialah karena Sudirman mendengar bahwa panitia yang juga mahasiswa UGM diancam dikeluarkan atau drop out apabila tetap menjalankan seminar tersebut. 

"Yang saya sedih, kenapa harus pakai ada ancaman drop out segala ke adik-adik kita, kader bangsa. Moga-moga ancaman drop out itu tidak benar.  Mereka tidak berbuat kesalahan. Mereka justru sedang membina diri," ujarnya. 

Hingga Jumat malam, Sudirman masih belum menerima alasan dari pihak fakultas melarang serta mengancam mahasiswanya menggelar seminar tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat dari panitia, Sudirman mengatakan ada ancaman kerusuhan atau chaos apabila seminar tersebut tetap dijalankan. 

Baca Juga: Mau Ambil Hunian Rusunami DP 0 Rupiah? Perhatikan Syaratnya

"Menurut panitia, mereka diberi tahu ada ancaman chaos. Saya nggak ngerti chaos apa. Yang akan dibahas dalam seminar soal kepemimpinan, kebangsaan, membina idealisme, kenegarawanan. Kok ada ancaman chaos.  Tidak masuk akal," ujarnya. 

Meskipun demikian, seminar tersebut tetap digelar pada salah satu rumah makan di kawasan Sleman. Sudirman pun memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang tetap mengupayakan seminar terus berjalan. 

"Panitia mencari solusi. Hebat anak-anak kita. Seminar tetap diselenggarakan di luar kampus. Di suatu rumah makan di Sleman. Diskusi hangat. Tidak bahas politik praktis. Saya salut ke panitia penyelenggara dengan kegigihannya," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI