Dianggap Syirik, Massa Cadar Bersenjata Bubarkan Sedekah Laut

Reza Gunadha

Minggu, 14 Oktober 2018 | 15:34 WIB
Dianggap Syirik, Massa Cadar Bersenjata Bubarkan Sedekah Laut
Foto ilustrasi. [Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara]

Suara.com - Ritual sedekah laut di Pantai Baru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sedianya digelar Sabtu (13/10/2018) pagi batal digelar, setelah segerombolan orang bercadar merusak berbagai properti acara tersebut.

Gerombolan bercadar meninggalkan pesan yang menyebut tradisi yang rutin digelar tiap tahun itu merupakan budaya syirik.

Perusakan terjadi pada Jumat (12/10/2018) tengah malam. Acara sedekah laut yang sudah berlangsung tiap tahun itu, akhirnya hanya menggelar acara pentas keseniannya tanpa acara pelarungan sesaji ke laut.

Seorang nelayan Pantai Baru, Tuwuh (48) membenarkan adanya perusakan properti sedekah laut tersebut.

"Baru kali ini acara sedekah laut dibatalkan. Tenda dan panggung kehormatan sudah terpasang tapi tidak ada sedekah lautnya," kata Tuwuh, seperti diberitakan Harian Jogja—jaringan Suara.com, Sabtu (14/10/2018).

Menurut Tuwuh, perusakan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di sekitar pintu masuk Pantai Baru, tepatnya dekat patung ikan hiu dan macan yang menjadi ikon pantai tersebut.

Gerombolan orang sekitar 50 orang datang mengendarai sekitar 20 kendaraan roda empat dan sejumlah kendaraan roda dua.

Mereka langsung merusak gapura tempat acara, meja, dan mengobrak-abrik kursi tamu yang sudah tertata rapi.

"Bilang Allahu Akbar, pakai cadar, nyacah bonggol [mencacah penjor] otomatis bawa senjata tajam [sajam]," kata Tuwuh.

baca juga

Setelah melakukan perusakan, pelaku kemudian memasang spanduk bertuliskan, 'Kami menolak Semua Kesyirikan Berbalut Budaya Sedekah Laut atau Selainnya'.

Tuwuh sendiri mengakui menyaksikan langsung kejadian tersebut namun tidak bisa berbuat banyak karena ketakutan.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah agenda termasuk agenda puncak berupa labuhan pun batal digelar. Acara hanya menggelar pentas kesenian reog. Makanan sesajian juga  akhirnya dibagikan langsung kepada warga.

Ia tidak tahu acara sedekah laut tersebut dianggap syirik. Sejauh ini acara tersebut sudah rutin digelar setiap tahun. Anggaran untuk upacara pisungsung jaladri itu murni swadaya dari masyarakat sekitar Rp50 juta.

"Sudah dipersiapkan 15 hari sebelumnya," ucap Tuwuh.

Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul “Gerombolan Bercadar Bawa Sajam yang Rusak Properti Tradisi Sedekah Laut di Bantul Sebut Budaya Syirik”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teriak Allahu Akbar, Gerombolan Cadar Rusak Prosesi Sedekah Laut

Teriak Allahu Akbar, Gerombolan Cadar Rusak Prosesi Sedekah Laut

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:32 WIB

Sandiaga Klaim Sultan HB X Sepakat dengan Konsep Ekonominya

Sandiaga Klaim Sultan HB X Sepakat dengan Konsep Ekonominya

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 14:27 WIB

Temui Sultan Hamengkubuwono X, Sandiaga Ngaku Tak Minta Dukungan

Temui Sultan Hamengkubuwono X, Sandiaga Ngaku Tak Minta Dukungan

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 13:48 WIB

Sandiaga Sesumbar Bisa Kelola Ekonomi Lebih Baik Ketimbang Jokowi

Sandiaga Sesumbar Bisa Kelola Ekonomi Lebih Baik Ketimbang Jokowi

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 11:43 WIB

Terkini

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:30 WIB

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:23 WIB

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:17 WIB

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:16 WIB

×