Hilang saat Mancing Ikan, Kardi dan Juhanta Tewas Berpelukan

Reza Gunadha

Minggu, 14 Oktober 2018 | 20:24 WIB
Hilang saat Mancing Ikan, Kardi dan Juhanta Tewas Berpelukan
Tim SAR mengevakuasi jasad Kardi dan Juhanta dari Dam Tembesi. [Jimmi/batamnews]

Suara.com - Kardi dan Juhanta, ayah-anak pemancing tenggelam di DAM Tembesi, Batam, Kepulauan Riau, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR. Mereka ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Kedua jasad ditemukan pada hari Sabtu (13/10) sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisinya sudah mulai membengkak namun pakaian yang mereka kenakan masih lengkap.

Komandan Pos SAR Batam Handrians Dongoran mengatakan, tim gabungan kembali turun pukul 16.30 WIB. Sebelumnya pencarian dihentikan karena hujan.

"Setelah pencarian lagi tim temukan kedua korban di bagian yang sudah sempat diselami," katanya seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com, Minggu (14/10/2018).

Handrians mengatakan, kondisi jasad korban ditemukan terapung tepat di lokasi pencarian pada hari pertama.

"Kata tim saya kondisi waktu ditemukan Kardi dalam pelukan ayahnya Juhanta," ucapnya.

Ia melanjutkan, kedua jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dan sudah diketahui oleh keluarga.

"Kita temukan setelah melakukan penyisiran kembali," katanya.

Pencarian kedua pemancing dilakukan oleh tim gabungan yaitu Ditpolair Polda Kepri, Basarnas, Yonif Raider 136, nelayan setempat dan lainnya.

baca juga

Tangisan Meli

Sebelum jenazah keduanya ditemuka, Meli—istri Kardi—tampak setia menunggu proses pencarian suami dan mertuanya Yuhanta.

Meli terlihat duduk di pangkalan nelayan Kampung Trans Barelang, tempat Kardi dan ayahnya berangkat mencari ikan. Dia ditemani beberapa orang tetangganya.

Sesekali ia terisak menangis saat bercengkerama dengan kerabat melalui via telepon. Meli terpaksa mengusap air matanya dengan bagian hijab yang ia kenakan.

Sabtu (13/10) adalah hari kedua pencarian kedua pemancing tersebut. Sementara wanita asal Solok, Sumatera Barat itu sudah berada di lokasi sejak Sabtu pagi. Hingga Sabtu sore ia masih berada di lokasi, hanya bisa memandang jauh ke tengah danau tempat kejadian nahas perahu Kardi terbalik.

Tidak tampak ia makan selama satu hari di lokasi. Ketika kerabatnya menyuruh makan, Meli menolak. Pandangannya tetap jauh ke tengah danau.

 "Yang sabar ya, kita doakan cepat bertemu," kata kerabat Meli yang baru datang.

Menjelang sore pencarian juga tidak membuahkan hasil. Bahkan Meli ikut turun bersama tim gabungan untuk mencari Kardi dan Juhanta.

Mengenakan pelampung, Meli menyusuri Dam Tembesi yang sudah beberapa kali makan korban itu.

Tidak sampai 10 menit ia kembali dalam pencarian. Raut wajah Meli masih sama ketika ia berangkat.

"Tidak ada tanda-tanda, perasaan saya arah kesanan dibawa arus," ujarnya menunjuk ke arah kiri Dam Tembesi.

Meli mengatakan, jalur yang dilalui perahu Kardi tidak seperti biasa yang ia lewati, memang arah yang jalur sekarang arusnya cukup deras.

"Biasanya tak pernah lewat situ," katanya.

Ia melanjutkan, menjadi profesi nelayan sudah ditekuni Kardi selama 8 tahun lamanya, di kawasan Dam Tembesi baru tiga tahun belakangan ini menjadi kawasan memancing kardi.

"Selain mancing suami saya juga pasang bubu (alat untuk menangkap ikan yang dibuat dari saga atau bambu)," katanya.

Meli mengakui masih terbayang kenangan ketika suami pamit Jumat (12/10/2018) pagi dari rumah. Kardi berangkat mengenakan baju kaus hitam, jaket biru dan celana jins pendek serta mengunakan sandal jepit.

"Tak ada tanda-tanda, biasa seperti biasa, sarapan pagi kemudian dia pergi," ujarnya.

Terlihat juga Zhalika, anak Kardi juga menunggu di lokasi kejadian. Zhalika atau biasa disapa Lika anak semata wayang Kardi yang masih duduk kelas 1 SDN 016 Sagulung.

"Bapak dan kakek tenggelam," kata Lika ketika ditanya kejadian itu. Mata Lika sempat berkaca-kaca ketika sang ibu kembali menangis.

Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul “Dua Pemancing Tenggelam Ditemukan, Jasad Kardi dan Juhanta Saling Berpelukan"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cari Ikan Naga, Bocah 12 Tahun Tewas Tersambar Petir

Cari Ikan Naga, Bocah 12 Tahun Tewas Tersambar Petir

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 15:01 WIB

Kapal VOC Batavia Tabrak Kapal Tanker, Satu Orang Jatuh ke Laut

Kapal VOC Batavia Tabrak Kapal Tanker, Satu Orang Jatuh ke Laut

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 17:19 WIB

Geger, Muncul 4 Matahari Kembar di Langit Kepulauan Riau

Geger, Muncul 4 Matahari Kembar di Langit Kepulauan Riau

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 17:06 WIB

Keceplosan Sebut Lelaki Lain saat di Ranjang, Istri Dibunuh Suami

Keceplosan Sebut Lelaki Lain saat di Ranjang, Istri Dibunuh Suami

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 18:49 WIB

Istri Tewas saat Berhubungan Masokis, Ngambek Minta Sewa Brondong

Istri Tewas saat Berhubungan Masokis, Ngambek Minta Sewa Brondong

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 20:25 WIB

Terkini

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB