Ini Penyebab Gempa 5,2 SR Guncang Lebak

Bangun Santoso

Senin, 15 Oktober 2018 | 08:35 WIB
Ini Penyebab Gempa 5,2 SR Guncang Lebak
Petugas menunjuk titik gempa bumi yang terjadi di Selatan Lebak, di Kantor BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Serang, Banten, Minggu (14/10). Gempa berkekuatan 5,2 SR terjadi pukul 02.38 Wib yang berpusat di kedalaman 10 kilometer 292 Barat Daya Lebak serta tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan Minggu (14/10/2018) dini hari, pukul 02.38 WIB terjadi gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, berkekuatan 5,2 skala richter (SR).

Menurut Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) gempa terjadi akibat reaktivasi sesar yang disebabkan oleh litosfer samudera yang mendekati zona subduksi dan menekuk ke dalam parit (trench) laut dalam..

“Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 105,26 Bujur Timur (BT) dan 9,00 Lintang Selatan (LS), dengan magnitudo 5,2 pada kedalaman 10 km, berjarak 292 km barat daya Lebak, Banten. Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey , Amerika Serikat melaporkan bahwa pusat gempa bumi berada pada koordinat 8,955?LS dan 105,369?BT, dengan magnitudo M 5,0 dan kedalaman 4,1 km,” demikian rilis dari PVMBG seperti dilansir bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (14/10/2018).

Kondisi geologi daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, yaitu pesisir selatan Banten, secara umum tersusun oleh batuan sedimen berumur Tersier, serta batuan Kuarter berupa batuan gunungapi dan batuan sedimen serta endapan alluvium. Guncangan gempa bumi biasanya akan terasa lebih kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.

Gempa bumi berpusat di lempeng samudra Indo-Australia, di luar zona subduksi atau disebut gempa bumi outer rise. Gempa bumi terjadi akibat reaktivasi sesar yang disebabkan oleh litosfer samudera yang mendekati zona subduksi dan menekuk ke dalam parit (trench) laut dalam.


Selengkapnya baca di sini...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Junaidi Korbankan Tubuhnya Jadi Tameng Anak dan Istri saat Gempa

Junaidi Korbankan Tubuhnya Jadi Tameng Anak dan Istri saat Gempa

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 17:02 WIB

Bantuan Logistik Menumpuk, Korban Gempa Terima Mie Sebungkus

Bantuan Logistik Menumpuk, Korban Gempa Terima Mie Sebungkus

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 14:31 WIB

Trauma Gempa, Warga Sumenep Tak Berani Salat di Masjid

Trauma Gempa, Warga Sumenep Tak Berani Salat di Masjid

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:51 WIB

Lebak Diguncang Gempa Bumi 5,2 SR

Lebak Diguncang Gempa Bumi 5,2 SR

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 10:22 WIB

Korban Gempa Sapudi Sehari Makan 2 Kali Pakai Sayur Daun Pepaya

Korban Gempa Sapudi Sehari Makan 2 Kali Pakai Sayur Daun Pepaya

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 01:00 WIB

Terkini

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

×