Kesaksian Pendeta saat Gedung DPR Ditembak Sosok Misterius

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 15 Oktober 2018 | 17:53 WIB
Kesaksian Pendeta saat Gedung DPR Ditembak Sosok Misterius
Dewan Penasihat DPP Gerindra, Pendeta Heski Roring. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Dewan Penasihat DPP Gerindra, Pendeta Heski Roring menceritakan kronologis detik-detik penembakan yang menyasar ruangan kerja anggota Komisi III DPR RI Wenny Warour. Saat kejadian, Heski sedang berbincang dengan Wenny Warour di ruangan tersebut.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Heski menceritakan saat itu Wenny Warour baru duduk 10 menit di kursi kerjanya. Saat itu Wenny Warour sedang menerima tamu, yakni Heski dan Kabag Ops AKBP Ronald Purba. Sebelum kejadian, mereka sedang berbincang hangat.

"Lagi asyik ngobrol dengan pak Wenny Warour, ngobrol-ngobrol gitu tiba-tiba sudah ada tembakan, ptaaak! Mungkin 1 jengkal dari kepala saya langsung bilang 'pak jenderal tiarap tiarap tiarap ini tembakan ini'," kata Heski di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senin (15/10/2018).

Heski menceritakan peluru tersebut melewati telinganya sampai akhirnya mengarah kepada plafon. Heski menyebut peluru tersebut masih ada di atas plafon tersebut. Dalam kejadian itu pun, dirinya mendengar suara percikan dari pecahan kaca yang ditembus peluru tersebut.

"Kedengaran. Pecah (kaca), saya lihat, wah, percikan kaca itu," ujarnya.

Usai kejadian tersebut, Heski, Wenny Warour dan AKBP Ronald langsung keluar untuk meminta bantuan kepada Pasukan Pengamanan Dalam (Pamdal) untuk meminta pertolongan.

Selain itu, Wenny Warour pun langsung menghubungi Kapolri RI Tito Karvian untuk mengabarkan kejadian tersebut dan meminta segera diselidiki.

Pasalnya, pihaknya sudah menghubungi pihak Perbakin untuk memastikan apakah peluru berjenis kaliber tersebut digunakan dalam latihan di Lapangan Tembak Senayan. Dari infomasi yang didapatnya, ternyata peluru jenis kaliber tidak digunakan untuk pelatihan.

Hal tersebut yang kemudian membuat Heski mengindikasikan bahwa peluru tersebut menyasar pada Wenny Warour.

baca juga

"Kaliber itu kata ketua Perbakin ini nggak ada untuk belajar tembak, berarti sasaran. Bisa aja, sebabnya harus diusut tuntas. pak Wenny Warour langsung telfon Kapolri harus diusut tuntas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petinggi Mabes Polri Datang ke Lokasi Penembakan di DPR

Petinggi Mabes Polri Datang ke Lokasi Penembakan di DPR

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 17:43 WIB

Penembakan di DPR Diduga karena Peluru Nyasar

Penembakan di DPR Diduga karena Peluru Nyasar

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 17:36 WIB

Jadi Sasaran Penembakan, Wenny Warow Sedang Terima Pendeta

Jadi Sasaran Penembakan, Wenny Warow Sedang Terima Pendeta

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 17:32 WIB

Anggota DPR Wenny Warouw Panik Ruang Kerjanya Ditembak

Anggota DPR Wenny Warouw Panik Ruang Kerjanya Ditembak

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 17:21 WIB

Penembakan di Gedung DPR, Polisi Jaga Ketat Lantai 13 dan 16

Penembakan di Gedung DPR, Polisi Jaga Ketat Lantai 13 dan 16

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 16:38 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

×