Siapkan Rp 6 Triliun, Pemerintah Mau Bangun Kota Palu Baru

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 15 Oktober 2018 | 19:21 WIB
Siapkan Rp 6 Triliun, Pemerintah Mau Bangun Kota Palu Baru
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Pemerintah akan membangun Kota Palu Baru, pascatsunami dan gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter yang melulunlantakkan daerah di Sulawesi Tengah tersebut, Jumat (28/9/2018).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono menjelaskan, pemerintah tengah merampungkan masterplan proyek tersebut.

Ia menuturkan, hunian warga nantinya tidak akan dibangun di lokasi yang diruntuhkan gempa. Ini dikarenakan wilayah Palu diguncang gempa bumi, tsunami, dan fenomena likuifaksi.

"Kalau di Lombok kan dibangun di tempat yang sama. Ini sudah berubah semua (karena ada tsunami). Kami ingin membangun Palu baru, berarti harus bikin masterplan baru yang mengadopsi semua," ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/10/2018).

"Jadi kami harus bangun masterplan baru, yang mengadopsi patahan-patahan yang ada dan historikal gempa yang pernah terjadi di Palu," Basuki menambahkan.

Karena masuk perencanaan kota, Basuki mengatakan koordinasi akan ada di bawah deputi regional Bappenas. Hal ini dikarenakan menyangkut persoalan sertifikat tanah.

"Pekerjaan umum pengembangan wilayah, dan (melibatkan) BMKG, badan geologi, dan para pakar di pusat gempa. Mereka sudah bekerja di lapangan dan ini sudah kembali," katanya.

Sebelum hunian baru untuk warga terselesaikan, pemerintah lebih dulu membangun hunian sementara atau Huntara di Kota Palu. Untuk wilayah yang terdampak gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Sigi baru akan dibicarakan.

Basuki menjelaskan, ada 1.200 hunian sementara yang akan dibangun pemerintah. Ini berdasarkan jumlah pengungsi yang ada.

baca juga

"Kami menghitung dari jumlah pengungsi. Satu Huntara kira-kira 10 Kepala Keluarga. (Ada) 10 petak. Dilengkapi MCK, dapur umum dan kebutuhan hidup lainnya," jelas Basuki.

Selain membuat masterplan, pemerintah masih bekerja untuk membersihkan kota pascagempa dan tsunami. Adapun target pembersihan kota 2 minggu.

"Kemudian perbaikan infrastruktur-infrastruktur linnya, sekolah darurat, RS, universitas, semuanya selesai dalam 2 tahun untuk Palu, mulai dari 2019-2021 semuanya harus selesai," katanya.

Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan besaran anggaran yang akan digunakan untuk membangun Palu Baru. Tetapi, Basuki memperkirakan akan memakan anggaran Rp 5-6 triliun.

"Itu untuk relokasi. Itu (pembangunannya) di luar jalan Pantai Talise. Itu kan pasti dengan tanggul itu, tidak bisa biasa saja, karena sambil mengadopsi pengamanan tsunami," kata Basuki.

Untuk pembuatan masterplan, Kementerian PUPR menargetkan rampung akhir tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IMF Kasih Pinjaman Duit, Fahri: Untuk Orang Miskin Kasih Pinjam

IMF Kasih Pinjaman Duit, Fahri: Untuk Orang Miskin Kasih Pinjam

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 16:04 WIB

Dampak Tsunami: Terumbu Karang Laut Sulawesi Tengah Rusak Parah

Dampak Tsunami: Terumbu Karang Laut Sulawesi Tengah Rusak Parah

Tekno | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:00 WIB

TNI - Polri Bersihkan Fasilitas Umum dan Kampus Usai Gempa Palu

TNI - Polri Bersihkan Fasilitas Umum dan Kampus Usai Gempa Palu

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 11:37 WIB

Hingga Desember 2018, PUPR Siap Operasikan 13 Ruas Tol Baru

Hingga Desember 2018, PUPR Siap Operasikan 13 Ruas Tol Baru

Bisnis | Senin, 15 Oktober 2018 | 09:13 WIB

Terkini

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

×