Bawaslu Tak Temukan Bukti Guru Nelty Sebar Doktrin Anti Jokowi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:35 WIB
Bawaslu Tak Temukan Bukti Guru Nelty Sebar Doktrin Anti Jokowi
[Facebook/Emak-emak Cyber Army]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu Provinsi DKI Jakarta memeriksa sejumlah siswa SMAN 87 Jakarta terkait adanya dugaan doktrin anti-Jokowi yang disebar guru agama mereka, Nelty Khairiyah.

Hasilnya, Bawaslu mengklaim tidak menemukan adanya ajaran kebencian terhadap Calon Presiden nomor urut 1 yang dilakukan guru Nelty.

Bawaslu memeriksa lima siswa yang mendapatkan pelajaran agama dari guru Nelty di ruangan Bimbingan Konseling (BK) SMAN 87 Jakarta, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).

Dalam pemeriksaan itu, Bawaslu tidak mendapatkan keterangan dari sejumlah siswa bahwa guru Nelty mendoktrin untuk membenci Presiden Jokowi.

"Sampai saat ini belum kami temukan fakta itu, namun perlu didalami lagi, karena ada satu hal yang ditelusuri setelah pelapor menyampaikan laporan," kata anggota Bawaslu DKI Jakarta Puadi di lokasi.

Saat diperiksa, para siswa menceritakan kepada Bawaslu bahwa kala itu guru Nelty menyampaikan sesuai dengan apa yang harus disampaikan.

Tema mengajar guru Nelty saat itu menceritakan tentang hari kiamat. Guru Nelty saat itu mengambil contoh bencana alam dengan memutar video bencana alam di kota Palu.

"Disampaikan, ini lho, ada gempa, ini merupakan ujian, cobaan, sehingga merupakan pelajaran buat siswa untuk lebih berhati-hati mempersiapkan untuk kematian," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Bawaslu akan mengumpulkan seluruh keterangan dari siswa untuk menjadi bukti lanjutan penyidikan. Setelahnya, Bawaslu segera melakukan rapat pleno untuk menentukan status pelaporan bakal ditindaklanjuti atau tidak.

baca juga

"Mungkin Rabu (17/10) besok atau Kamis (111/10) kami segera pleno, kemudian kami sampaikan terkait status pelaporannya," pungkasnya.

Untuk diketahui, beredar isi percakapan aduan orang tua siswa di SMAN 87 Jakarta yang menyayangkan sikap guru agama bernama Nelty Khairiyah.

Nelty dituding sering menyebarkan doktrin anti-Jokowi kepada anak didiknya, salah satunya menunjukkan video banyaknya korban gempa di Palu yang diakibatkan oleh ulah Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Doktrin Anti Jokowi Guru Nelty, Bawaslu Periksa Siswa SMAN 87

Doktrin Anti Jokowi Guru Nelty, Bawaslu Periksa Siswa SMAN 87

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:03 WIB

Sukses Gelar 3 Event Internasional, Jokowi: Kita Mampu

Sukses Gelar 3 Event Internasional, Jokowi: Kita Mampu

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:54 WIB

Jokowi Ingin Perkuat Manajemen Bencana Alam di Daerah

Jokowi Ingin Perkuat Manajemen Bencana Alam di Daerah

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:39 WIB

Janji Jokowi Usai Tinjau Fasilitas Penyandang Disabilitas di GBK

Janji Jokowi Usai Tinjau Fasilitas Penyandang Disabilitas di GBK

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:29 WIB

Terkini

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB