Jokowi Ingin Perkuat Manajemen Bencana Alam di Daerah

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:39 WIB
Jokowi Ingin Perkuat Manajemen Bencana Alam di Daerah
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar sidang kabinet paripurna dengan topik Evaluasi Penanganan Bencana Alam. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar sidang kabinet paripurna dengan topik Evaluasi Penanganan Bencana Alam. Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri di Kabinet Kerja hingga pejabat negara hadir di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).

Dalam pengantarnya, Jokowi meminta pada seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk lebih memperhatikan sistem peringatan dini dan edukasi mengenai kebencanaan.

"Kesiapan manajemen bencana ini betul-betul kita perhatikan di seluruh daerah yang rawan bencana yang petanya saya kira sudah tahu kita semuanya," ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan dalam rapat terbatas Senin (15/10/2018) kemarin, sudah minta agar pemberian bantuan dana untuk warga korban gempa Lombok, NTB, yang rumahnya rusak bisa cepat dicairkan. Dalam ratas tersebut Jokowi juga sudah memutuskan prosedur pencairan dana dipermudah.

"Untuk prosedur pengambilan uang yang sudah diberikan agar disederhanakan dan kemarin sudah diputuskan dari 17 prosedur yang ada kemarin sudah diputuskan menjadi 1 saja yang harus diikuti," kata Jokowi.

"Jangan sampai kalau uang ada tapi nggak bisa dicairkan ya buat apa, dengan satu prosedur dengan akuntabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan" Jokowi menambahkan.

Lebih jauh, Jokowi tidak ingin masyarakat korban gempa bumi Lombok merasa sulit saat ingin mencairkan bantuan dana renovasi rumah.

"Saya tidak mau masyarakat merasa rumit, berbelit-belit. Harus segera dipangkas, disederhanakan, tapi sekali lagi tanpa harus mengabaikan prinsip akuntabilitas keuangan," jelas Jokowi.

Pada Kamis (18/10/2018) mendatang, Jokowi akan melihat progres dari BNPB dalam mencairkan bantuan untuk korban gempa Lombok.

Untuk musibah tsunami dan gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah, Jokowi meminta kementerian dan lembaga terkait untuk fokus pada pengamanan pengusngsi, evakuasi, dan layanan medis.

Mengingat, pemerintah sudah memperpanjang masa tanggap darurat bencana di Palu, Dongggala, dan Sigi.

"Termasuk di dalamnya bantuan logistik harus benar-benar dipastikan menjangkau semua wilayah yang terdampak," kata dia.

Menurut Jokowi, MCK di pengungsian masih kurang. Ia ingin kebutuhan masyarakat yang tengah mengungsi dapat dipenuhi dengan baik.

"Aktivitas ekonomi, toko pasar kantor pemerintah kita perintahkan buka. Saya melihat sudah mulai pergerakan ekonomi kelihatan sehingga saya berharap juga di provinsi kabupaten dan kota, pelayanan publik bisa segera kembali berjalan normal," katanya.

Sejumlah menteri dan pejabat negara yang hadir diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Janji Jokowi Usai Tinjau Fasilitas Penyandang Disabilitas di GBK

Janji Jokowi Usai Tinjau Fasilitas Penyandang Disabilitas di GBK

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:29 WIB

Didampingi Anies, Jokowi Tinjau Fasilitas Disabilitas di GBK

Didampingi Anies, Jokowi Tinjau Fasilitas Disabilitas di GBK

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:37 WIB

Dilarang Kampanye di Pesantren, Kubu Jokowi - Ma'ruf Merasa Rugi

Dilarang Kampanye di Pesantren, Kubu Jokowi - Ma'ruf Merasa Rugi

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 20:57 WIB

Bos Mayapada Group Puji Jokowi Pertahankan Ekonomi dari Krisis

Bos Mayapada Group Puji Jokowi Pertahankan Ekonomi dari Krisis

Bisnis | Senin, 15 Oktober 2018 | 20:16 WIB

Sohibul Bolehkan PKS Kampanye Negatif, Ini Kata Kubu Jokowi

Sohibul Bolehkan PKS Kampanye Negatif, Ini Kata Kubu Jokowi

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:53 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB