Jurnalis Demo di Kedubes Arab Tuntut Kejelasan Jamal Khasoggi

Ade Indra Kusuma, Erick Tanjung

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 17:25 WIB
Jurnalis Demo di Kedubes Arab Tuntut Kejelasan Jamal Khasoggi
Ilustrasi demonstrasi (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah jurnalis Freelance Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kedutaan Arab Saudi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2018). Aksi solidaritas ini menuntut pertanggung jawaban Pemerintah Arab Saudi atas kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi yang masih misteri.

"Aksi ini adalah keprihatinan kami para jurnalis Indonesia atas hilangnya Jamal Khashoggi. Kami mendesak kerajaan Arab Saudi untuk menjelaskan kepada publik di mana Jamal Khashoggi," kata Fira Abdurrahman, Ketua Divisi Organisasi AJI Jakarta di depan Kedutaan Arab Saudi.

Dia mengatakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendukung pengusutan kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi tersebut. Trump menduga Jamal meninggal dibunuh.

"Presiden Trump saja sudah melakukan pernyataan publik mendukung (pengusutan hilangnya) Jamal Kashoggi. Kuat dugaan Jamal dibunuh dan dimutilasi di Kedutaan-nya sendiri di Turki," ujar dia.

Bila benar Jamal dibunuh di Kedutaan Arab Saudi, maka itu adalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap warga negaranya sendiri. Maka dari itu, Kerajaan Arab Saudi harus bertanggung jawab.

"Diduga Jamal Khashoggi dibunuh karena sedang melakukan tugasnya sebagai jurnalis yang mengungkap dugaan praktek korupsi dalam kerajaan Arab Saudi. Maka Kerajaan Arab harus bertanggung jawab," tegas dia.

Fira juga meminta Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri RI untuk menyampaikan desakan dari jurnalis di Indonesia kepada Kerajaan Arab Saudi terkait hilangnya Jamal Khasoggi.

"Kami juga meminta pemerintah Indonesia melalui diplomatik menyampaikan tuntutan ini secara formal ke Kerajaan Arab Saudi atas nasib dan posisi kawan kami, Jamal Khashoggi. Bila benar dibunuh dan dimutilasi, sangat disayangkan karena Arab Saudi adalah negara panutan ummat muslim yang ada di Indonesia yang notabene suara mayoritas," kata dia.

Dia menambahkan, kasus hilangnya Jamal tersebut menjadi ancaman kebebasan pers yang belakangan marak terjadi di beberapa negara. Seperti yang terjadi di Mayanmar, 2 jurnalis Reuters yakni Wa Lone, 32 tahun dan Kyaw Soe Oo, 28 tahun dijatuhi hukuman 7 tahun penjara oleh Pengadilan setempat karena dianggap terbukti melanggar Undang Undang Rahasia.

baca juga

"Belakangan makin marak ancaman kebebasan pers di dunia ini, bukan tak mungkin bisa terjadi di Indonesia. Ini harus menjadi pehatian bagi kawan-kawan jurnalis, ini penting karena pers adalah salah satu pilar demokrasi," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mutilasi Wartawan Jamal Khashoggi, AS Minta Video dari Turki

Mutilasi Wartawan Jamal Khashoggi, AS Minta Video dari Turki

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:37 WIB

Jamal Khashoggi Dimutilasi, The Post Tuntut Saudi Minta Maaf

Jamal Khashoggi Dimutilasi, The Post Tuntut Saudi Minta Maaf

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 05:00 WIB

5 Pemutilasi Wartawan Arab Berkaitan dengan Putra Mahkota Saudi

5 Pemutilasi Wartawan Arab Berkaitan dengan Putra Mahkota Saudi

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 03:00 WIB

Terkini

Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:24 WIB

4 Ampoule Korea Hyaluronic Acid Lembapnya Tahan Lama agar Skin Barrier Kuat

4 Ampoule Korea Hyaluronic Acid Lembapnya Tahan Lama agar Skin Barrier Kuat

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri

Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×